SuaraJakarta.id - Hexnode, divisi perangkat lunak enterprise dari Mitsogo, mengumumkan perjanjian distribusi baru dengan Ingram Micro , yang resmi ditunjuk sebagai Distributor Resmi (Authorized Distributor) di Indonesia. Kolaborasi ini memperkuat kehadiran Hexnode di Asia Tenggara sekaligus memperluas portofolio Ingram Micro dalam bidang keamanan endpoint enterprise. Penunjukan resmi ini diumumkan dalam acara media dan partner gathering di Jakarta.
Seiring terus berkembangnya ekonomi digital Indonesia, organisasi kini menghadapi tantangan mengelola beragam perangkat — mulai dari perangkat korporat, personal, lini depan, hingga perangkat khusus — di tengah lanskap ancaman siber yang terus berubah. Menurut Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Indonesia mencatat 5,5 miliar insiden siber sepanjang 2025 — meningkat 714% dibandingkan rata-rata empat tahun sebelumnya — dengan tambahan 1,52 miliar insiden yang terdeteksi pada awal 2026. Tren ini menegaskan semakin pentingnya keamanan dan manajemen endpoint terpusat bagi seluruh pelaku usaha.
Melalui kemitraan ini, organisasi di seluruh Indonesia akan mendapatkan akses yang lebih luas terhadap platform Unified Endpoint Management (UEM) Hexnode melalui jaringan reseller, system integrator, dan managed service provider Ingram Micro yang sudah sangat luas. Bersama-sama, kedua perusahaan bertujuan membantu bisnis menyederhanakan manajemen endpoint, memperkuat keamanan, mendukung kepatuhan terhadap regulasi seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), serta meningkatkan efisiensi operasional di tengah lingkungan IT yang semakin terdistribusi.
"Di Ingram Micro, peran kami sebagai distributor tidak berhenti pada ketersediaan teknologi semata. Kami membangun kapabilitas lokal yang memungkinkan mitra kami memposisikan, menerapkan, dan mendukung solusi bagi pelanggan mereka secara efektif. Dengan menghadirkan Hexnode ke dalam portofolio kami, kami dapat membantu reseller dan system integrator mengembangkan layanan managed services yang lebih kuat serta peluang recurring revenue di bidang endpoint management. Melalui technical enablement, integrasi solusi, dan dukungan go-to-market, kami bertujuan membantu mitra kami menjangkau kebutuhan pelanggan yang lebih luas dan mempercepat adopsi modern device management di seluruh Indonesia," ujar Mulia Dewi Karnadi, President Director, Ingram Micro Indonesia.
Baca Juga:TransTRACK Academy Gelar Pelatihan Digital Supply Chain untuk Tingkatkan Efisiensi Distribusi
Hexnode UEM memungkinkan organisasi untuk mengelola dan mengamankan endpoint di berbagai platform — termasuk Windows, macOS, Linux, Android, iOS, dan platform enterprise lainnya — dari satu konsol terpusat. Platform ini menggabungkan manajemen kebijakan, manajemen siklus hidup aplikasi, patch management, remote monitoring and management, otomasi, serta kemampuan kepatuhan regulasi, untuk membantu tim IT menyederhanakan operasional sekaligus menjaga postur keamanan yang kuat. Platform ini juga mendukung skenario deployment khusus, termasuk kiosk devices, lingkungan bring-your-own-device (BYOD), serta rugged endpoint yang digunakan di berbagai industri seperti ritel, layanan kesehatan, logistik, manufaktur, dan layanan lapangan.
"Kami merasa terhormat dapat meluncurkan kemitraan distribusi bersama Ingram Micro. Bersama-sama, kami memperkuat komitmen kami terhadap pasar Indonesia dan memberdayakan bisnis dengan solusi endpoint management berkelas dunia. Kami sangat antusias untuk tumbuh bersama Ingram Micro dan ekosistem mitra mereka yang luar biasa," ujar Keith O'Leary, Enterprise Sales Director, ASEAN, Hexnode. ***