SuaraJakarta.id - Rumah korban pesta minuman keras (miras) berujung maut di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, masih ramai dipenuhi sanak keluarga yang berkumpul dalam suasana berkabung.
Seperti di rumah salah seorang korban perempuan di Gang Sentul, Jalan Raya Curug Tangerang, Rabu (26/08/2020).
Pantauan Suara.com di lokasi, rumah korban yang terpampang bendera kuning itu ramai dengan para ibu-ibu pengajian.
Mereka terlihat duduk di ruang tamu sambil mengobrol. Sesekali obrolan itu diselingi dengan tawa.
Suara.com bertemu dengan seorang pria yang mengaku abang ipar korban. Lelaki berbadan gempal ini enggan menyebutkan namanya.
"Saat ini sanak keluarga berdatangan karena masih dalam suasana berkabung. Masih ramai di dalam (ruang tamu) ibu-ibu. Korban ini juga perempuan yang masih single belum berkeluarga. Tentu keluarga kehilangan," ucapnya.
Kendati demikian, pria tersebut enggan menjelaskan lebih jauh saat ditanya kronologis kejadian maupun dari keseharian korban.
"Saya tidak berwenang untuk menjelaskan semuanya. Temuin saja Mansyur saudaranya," ungkapnya.
Tidak jauh dari lokasi tersebut, juga terdapat korban pesta miras lainnya. Tepatnya di Gang Cendana, Kelurahan Cukanggalih, Kecamatan Curug.
Baca Juga: Polisi Sinyalir Pesta Miras Berujung Maut di Tangerang Diikuti 20 Orang
Rumah korban tersebut juga masih ramai dengan sanak keluarga yang berkabung.
Namun, pihak keluarga korgan enggan berbincang-bincang kepada awak media.
Tetangga korban menyebut, keluarga memang tidak memperkenankan diliput terkait pesta miras yang merenggut nyawa satu anggota keluarga tersebut.
"Kemarin saja kalau nggak salah ada wartawan TV tapi ditolak. Mungkin masih dalam suasana berkabung, jadi tidak mau berbicara. Kalau saya tidak berani ngomong banyak karena cuma tetangga," papar wanita yang mengaku bernama Murni.
Diikuti 20 Orang
Di sisi lain, Kapolsek Curug Kompol MH Panjaitan mengatakan, pesta miras yang menewaskan lima orang itu disinyalir diikuti 20 orang.
Berita Terkait
-
Bukan di Kelas, Puluhan Anak PAUD Tangerang 'Geruduk' Aviary Park Demi Belajar Literasi
-
Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan
-
KRL Tangerang Lumpuh Sore Ini: Kereta Mogok di Tengah Jalur, Penumpang Terjebak
-
Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart
-
Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Pengelolaan Payroll Perusahaan Makin Mudah dan Efisien dengan QLola by BRI
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat