SuaraJakarta.id - Tak semua warga di Jakarta mematuhi penerapan PSBB yang dibuat Pemprov DKI. Bahkan, masa pandemi ini malah dijadikan sekelompok pria penyuka sesama jenis alias gay untuk melakukan pesta seks.
Fakta itu diungkap Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat menggerebek sebuah pesta gay berlangsung di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Selatan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus membenarkan soal penggerebekan tersebut dan pihaknya akan segera menggelar konferensi pers terkait kasus tersebut.
"Betul, akan kami ungkap sore ini," kata Yusri saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2020).
Meski demikian, Yusri belum memberikan keterangan secara rinci soal kasus itu seperti jumlah tersangka yang diamankan dan lain sebagainya, dia mengatakan seluruh detail kasus tersebut akan diungkap sore ini.
Penggerebekan tersebut diketahui berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan kepada petugas soal sebuah apartemen yang kerap digunakan untuk pesta gay.
Tak semua warga di Jakarta mematuhi penerapan PSBB yang dibuat Pemprov DKI. Bahkan, masa pandemi ini malah dijadikan sekelompok pria penyuka sesama jenis alias gay untuk melakukan pesta seks.
Fakta itu diungkap Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat menggerebek sebuah pesta gay berlangsung di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Selatan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus membenarkan soal penggerebekan tersebut dan pihaknya akan segera menggelar konferensi pers terkait kasus tersebut.
Baca Juga: Gelar Pesta Gay di Jakarta Saat Pendemi, Sembilan Orang Ditahan Polisi
"Betul, akan kami ungkap sore ini," kata Yusri saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2020).
Meski demikian, Yusri belum memberikan keterangan secara rinci soal kasus itu seperti jumlah tersangka yang diamankan dan lain sebagainya, dia mengatakan seluruh detail kasus tersebut akan diungkap sore ini.
Penggerebekan tersebut diketahui berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan kepada petugas soal sebuah apartemen yang kerap digunakan untuk pesta gay.
Sembilan Ditahan
Secara terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengemukakan, banyak pelaku yang diciduk oleh pihaknya saat penggerebekan. Namun, kekinian hanya ada sembilan pelaku yang ditahan.
"Yang diamankan ada banyak tetapi sementara yang dilakukan penahanan ada sembilan orang," ungkap Ade.
Berita Terkait
-
Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin
-
Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Polda Metro Hormati Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Tegaskan Tak Hentikan Penyidikan Diam-diam
-
Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!
-
Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?