SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui kebiasaan menggunakan masker di tengah merebaknya virus Corona membuar masyarakat tidak nyaman.
Namun menurutnya hal ini lebih baik daripada harus dirawat di Rumah Sakit (RS) karena terjangkit virus Corona.
Penggunaan masker terus digaungkan karena menjadi salah satu cara mencegah diri tertular dari Covid-19.
Namun ia mengakui memang alat penyaring udara ini memberikan rasa gerah dan panas apalagi ketika berada di luar ruangan.
"Pake masker itu enggak nyaman, di ruang AC mungkin biasa saja, tapi kalau di luar panas waduh pakai masker enggak nyaman betul. Jadi ibu-ibu semua, mari kita akui masker enggak nyaman," ujar Anies saat diskusi online bersama PKK DKI Jakarta, Jumat (4/9/2020).
Kendati demikian, rasa gerah karena menggunakan masker itu disebutnya harus dilawan.
Sebab menurutnya hal itu lebih baik daripada harus menjalani isolasi karena positif Covid-19.
"Tapi lebih nyaman daripada dirawat di RS karena corona," kata Anies.
Ia bahkan menyebut sampai vaksin ditemukan, menggunakan masker adalah vaksin Corona sementara saat ini.
Baca Juga: Warga Pasar Rebo Dimasukkan Peti Mati, Kasatpol PP Klaim Kemauan Sendiri
"Tapi inilah vaksin kita sebelum ditemukan vaksin yang disuntikkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Masker Viva Bengkuang Dipakai Berapa Kali? Ini Anjuran dan Review Pembeli
-
Lawan Penuaan! 4 Hydrogel Mask Adenosine Bikin Wajah Kencang dan Kenyal
-
Kulit Auto Cerah dan Glowing, Cek 5 Wash-Off Mask Andalan untuk Kulit Kusam
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
-
Bye Kulit Kusam! 4 Masker Hydrogel Korea dengan Kandungan Niacinamide yang Bikin Wajah Glowing
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak Kemerdekaan: Perpaduan Kuliner dan Mahjong Ramaikan Pesisir Jakarta
-
HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol
-
BRI KKB Expo 2026 Sambangi 131 Cabang, Mobil Impian Siap Dibawa Pulang
-
HUT ke-81 RI, Saatnya Berburu Promo Spesial dari BRI
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO