SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total.
Diketahui, kebijakan PSBB total diberlakukan kembali menyusul pesatnya penularan Covid-19 di Ibu Kota.
"Pada intinya Pemkot Tangerang siap mendukung karena memang banyak masyarakat kami yang melakukan mobilitas ke Jakarta, begitu pula sebaliknya," ujar Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah saat melakukan koordinasi antar Pimpinan Daerah se-Jabodetabek yang adakan secara Virtual, Kamis, (10/9).
Menurut Arief, Pemkot Tangerang sebenarnya telah melakukan upaya percepatan penanganan Covid-19 yang ketat.
Namun diimbangi dengan pergerakan ekonomi masyarakat.
"Dan kami sebenarnya sudah memulai, minggu-minggu kemarin, titik-titik kerumunan masyarakat itu kita petakan dan kita melakukan pembatasan sektoran, parsial. Kita batasi sampai jam 6," jelas Arief.
Kemudian, sejauh ini Pemkot Tangerang juga sudah melakukan tes usap kepada 26 ribu warga.
"Sekarang kita hampir 26 ribu yang di-swab, target kita untuk kota 2 ribu per minggu. Karena jumlah penduduk 2 juta jiwa," ungkap Arief.
Pemkot Tangerang juga tengah mempersiapkan sejumlah langkah sebagai tindak lanjut kebijakan PSBB total yang ditempuh Pemprov DKI Jakarta.
Baca Juga: Tolak PSBB Total seperti Jakarta, Airin Andalkan Tes dan Tracing Contact
"Untuk Kota Tangerang positivity rate Covid masih tinggi, ini juga disebabkan oleh tracing masif yang dilakukan oleh Pemkot," ungkap Arief.
Arief juga menyampaikan Pemkot Tangerang telah berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit swasta di wilayahnya, untuk lebih waspada serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.
"Kita siapkan juga monitoring secara online bagi pasien positif yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Selain kapasitas dan fasilitas di rumah sakit juga ditingkatkan kita juga peruntukan dua tempat untuk isolasi khusus pasien covid," tambahnya.
Arief menyampaikan Pemkot Tangerang akan semakin meningkatkan pengawasan kepada sejumlah tempat dan fasilitas yang berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
"Tempat keramaian sudah kita batasi operasionalnya, dan pemantauan akan semakin ditingkatkan," jelasnya.
Arief mengharapkan dengan Jakarta PSBB total akan memberi dampak positif bagi kota lain yang berbatasan langsung. Mengingat mobilitas dari dan ke arah Jakarta akan jauh berkurang.
Tag
Berita Terkait
-
Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta
-
Resmi, Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027
-
DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan
-
Setelah Netflix, Pemprov DKI Gandeng Asosiasi Film Amerika Serikat Demi Kota Sinema
-
Bidik Pasar Kerja Jerman hingga Jepang, Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pelatihan Bahasa Asing Gratis
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa