SuaraJakarta.id - Penampakan hantu kuyang menghebohkan warga Pontianak, Kalimantan Barat. Bahkan hal ini membuat Polda Kalimantan Barat ikut angkat bicara.
Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Donny Charles Go membenarkan insiden kemunculan makhluk jadi-jadian yang menggegerkan warga Pontianak.
Donny mengatakan, sudah dua pekan warga dihebohkan dengan isu kuyang.
"Sekitar 2 minggu yang lalu, beredar kabar seperti itu,” kata Donny dikutip dari Padang Kita—jaringan Suara.com—Kamis (17/9/2020).
Kuyang dipercaya sebagai manusia yang menuntut ilmu hitam yang berwujud hanya mempunyai kepala dan organ dalam tubuh seperti paru-patu, jantung dan usus yang menggelantung, dan dapat terbang melayang.
Penampakan kuyang tersebar di media sosial sejak kemarin. Bahkan videonya diunggah di YouTube.
Kejadian itu diklaim di kawasan Parik Pekong, Pontianak, Kalimantan Barat.
Dalam video berdurasai 9 menit 10 detik itu, tampak warga berteriak-teriak sambil menyebut nama kuyang.
Di malam hari itu, warga mencari keberadaan kuyang di atas atap rumah mereka dengan menggunakan senter.
Baca Juga: 5 Wisata di Pontianak Terbaru yang Wajib Dikunjungi
Namun, dalam video penampakan Kuyang di Pontianak tersebut, dari awal hingga akhir tidak ada gambar yang memperlihatkan bentuk kuyang tersebut.
Meski demikian, beberapa warga tetap berteriak dan terus mencari keberadaan kuyang, bahkan aksi warga tersebut sudah dilakukannya selama dua pekan belakangan.
Melihat kerusuhan yang diperbuat warga, polisi pun mengambil tindakan.
Dikatakan Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Donny Charles Gopihaknya telah mengkonfirmasi hal itu ke warga sekitar.
Namun, tidak ada satupun bukti terkait kuyang tersebut yang menghebohkan warga Pontianak.
"Kita tidak bisa pastikan juga karena semua yang ditanya menjawab 'katanya' saja," ujar Donny.
Berita Terkait
-
Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Sains Diperkuat Jelang Puncak Kemarau
-
Prabowo Minta Cabut Perda, Tokoh Dayak Tegaskan Peladang Jangan Dikambinghitamkan Soal Karhutla
-
Ratusan Brimob Dikerahkan ke Kalbar, Perkuat Pemadaman Karhutla Meski Hotspot Menurun
-
Sumber Air di 8 Wilayah Prioritas Disiapkan untuk Percepat Pemadaman Karhutla di Kalbar
-
Karhutla Meluas di Kalbar, Wamen LH Minta Korporasi Perkuat Sekat Kanal: Apa Itu?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 JICC: Ekosistem Halal dan Edukasi Dalam Satu Gelaran
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun