Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Jum'at, 18 September 2020 | 11:02 WIB
Tangkapan Layar Video Viral Kisah Perjuangan Kakek Penjual Celengan di Stasiun Pondok Cina Depok (TikTok/@piotaya).

SuaraJakarta.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang kakek-kakek tengah berjualan celengan di sekitar Stasiun Pondok Cina Depok kekinian menjadi viral.

Kakek berusia 64 tahun penjual celengan itu tengah menjadi atensi publik karena pengorbanannya demi bisa menghidupi istri dan anaknya yang ada di kampung.

Kisah haru perjuangan kakek penjual celengan ini awalnya dibagikan pemilik akun TikTok @piotaya pada Selasa (1/9/2020).

Di hari-hari berikutnya, akun @piotaya terus membuat video lanjutan dari si kakek itu karena banyak cerita yang harus dipublikasikan.

Baca Juga: Unik! Universitas Ini Gelar Sayembara Minecraft untuk Mahasiswa Baru

Dalam video yang telah diputar sebanyak 127.600 kali tersebut, terlihat seorang pria paruh baya duduk di emperan sebuah bangunan bersama dengan dua buah keranjang berisi celengan.

Menurut cerita yang dituturkan @piotaya, kakek tersebut selalu bekerja keras dari siang hingga malam lantaran harus menghidupi istri dan anaknya di Purwakarta, Jawa Barat.

"Dia bilang tiap hari tidur di emperan bengkel Suzuki. Tapi masih tersenyum tegar. Dia juga diusir oleh pemilik kosan. Meski begitu, kakek yang menjual celengannya seharga Rp 10.000 ini tetap merasa bersyukur atas rezeki yang Tuhan berikan kepadanya," ungkap @pitoaya.

"Walaupun susah rasanya hidup, tapi semua terasa nikmat saat bisa bersyukur. Mau cuma makan 2 biji gorengan seharian saja terasa nikmat," tutur kakek kepada si perekam video.

Tangkapan Layar Video Viral Kisah Perjuangan Kakek Penjual Celengan di Stasiun Pondok Cina Depok (TikTok/@piotaya).

Kisah perjuangan kakek tersebut membuat haru @Piotaya dan sejumlah warga TikTok lainnya, sehingga muncul inisatif untuk memborong dagangan dari kakek ini.

Baca Juga: Viral Wanita Injak hingga Bakar Bendera Merah Putih dan Foto Jokowi-Ma'ruf

Namun selepas penggalangan dana, ternyata si kakek sempat menghilang begitu saja.

Akun @Piotaya dan suami sampai mencarinya ke mana-mana. Termasuk ke JPO Margo lantaran salah seorang warga TikTok menginfokan bahwa si kakek sesekali terlihat di sana.

Pencarian akhirnya berhenti karena si kakek ternyata muncul kembali di dekat Stasiun Pondok Cina.

Ternyata, kakek berusia 64 tahun ini selama beberapa hari pulang ke kampung halamannya di Purwakarta.

Bukan tanpa sebab, kakek ini pulang lantaran dadanya sedang sakit. Hal ini bisa jadi merupakan efek samping dari seringnya tidur di jalanan dan terkena angin malam.

Ternyata, selama ini kakek tersebut tinggal di jalanan, di emperan bengkel Suzuki. Hal ini lantaran dirinya diusir oleh pemilik kosan lama karena tidak sanggup membayar sewa.

Unggahan @Piotaya telah disukai oleh lebih dari 21.100 pengguna Twitter dan mendapat ratusan komentar. Beberapa warga TikTok mengaku pernah membeli dagangan kakek ini.

"Aku pernah beli juga waktu dia masih mangkal di Jembatan Margo City, beliau sangat ramah dan menghargai aku padahal cuma bisa melebihkan dikit," ujar salah seorang warganet.

"Bapak ini dulu yang jualannya di bawah Jembatan Penyeberangan Detos bukan sih? Aku pernah beli yang Doraemon dan Upin Ipin, soalnya aku cari di situ udah tidak ada lagi," timpal warganet lainnya.

ilustrasi celengan.

Selain itu, sejumlah warganet juga mengaku terharu melihat perjuangan kakek yang rela tidur di jalanan demi mengirim uang ke anak dan istri.

Namun, mereka juga takut apabila si kakek terkena paru-paru basah akibat harus terkena angin malam dan tidur di emperan toko setiap hari.

"Kak mungkin kalau bisa kasih jaket buat bapaknya. Soalnya angin malam tidak baik, apalagi kalau tidur di emperan gitu," sahut Sherinaaa.

"Tolong yang dekat lokasi, bapaknya dibawaa ke klinik takutnya karena sering tidur di emperan jadi sakit," sambung Yunny.

Load More