SuaraJakarta.id - Dua hotel di Mangga Besar dan Mangga Dua, Jakarta Barat mulai menampung pasien COVID-19. Keduanya adalah Ibis Style Mangga Dua dan U Stay Mangga besar.
Pemerintah menyiapkan sejumlah hotel di Jakarta untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19.
Nantinya hotel-hotel tersebut bakal digunakan untuk isolasi mandiri.
"Kalau kita melihat prediksi dengan kasus yang terus meningkat ini, sedang disiapkan hotel-hotel untuk isolasi mandiri. Sebagi informasi, Kementerian Pariwisata sudah menyiapkan tempat isolasi mandiri," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Fify Mulyani, Senin (28/9/2020) kemarin.
Jumlah hotel yang akan dijadikan tempat isolasi mandiri sebanyak 18.
"Saat ini sudah dibuka dua hotel yaitu Ibis Style Mangga Dua dan U Stay Mangga besar dan sudah sejak hari minggu berjalan dan menerima pasien. Kemenpar menyiapkan 18 hotel, yang baru running 2 hotel. Dan tersebar di seluruh wilayah administrasi Jakarta," jelasnya.
Kedua hotel itu pun dibagi berdasarkan domisili pasien yang akan dirawat. Untuk Hotel Ibis akan menampung pasien dari Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur.
Sedangakan Hotel U Stay untuk pasien Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.
"Saat ini kami membagi dua hotel itu per wilayah. Untuk Hotel Ibis itu untuk wilayah Jakarta Pusat, Utara, dan Jakarta Timur dengan kapasitas 212. Sedangkan U Stay itu berkapasitas 140 untuk wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan," katanya.
Baca Juga: NHS: Isolasi Mandiri Khusus Lansia selama Pandemi Virus Tak Masuk Akal
Hotel yang akan menjadi tempat isolasi mandiri itu sudah tidak menerima tamu umum. Menurut Fify, Kemenpar telah mengontrak hotel tersebut khusus untuk pasien Covid-19.
"Untuk biaya ditanggung pemerintah pusat. Jadi sudah tidak menerima tamu umum, hanya khusus untuk pasien Covid-19. Kemenpar dikontrak full untuk pasien Covid-19," ujar Fify.
Berdasarkan data pada Senin (28 September2020) pukul 12.00 WIB, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 898 kasus di DKI Jakarta.
Angka ini turun dibandingkan dengan hari sebelumnya yakni sebanyak 1.171 kasus. Dari penambahan hari ini, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 71.339 kasus.
Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 57.657 kasus serta 1.695 kasus meninggal dunia. Sehingga, kasus aktif di DKI Jakarta sebanyak 11.987 kasus.
Rekor harian Covid-19 tertinggi di DKI yang dicatat Kemenkes terjadi pada 13 September 2020 yaitu 1.380 kasus.
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
7 Fakta Mengejutkan OTT Pegawai Pajak Jakut, Pajak Rp59 Miliar Diduga Diatur
-
8 Mobil Bekas di Bawah Rp150 Juta untuk Modifikasi, Biaya Murah dan Mudah Diubah
-
Cek Fakta: Klaim Purbaya Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat, Ini Faktanya
-
Viral Air Sinkhole di Limapuluh Kota Dipercaya Jadi Obat, ESDM Bongkar Fakta Sebenarnya