SuaraJakarta.id - Jalan Kemang Selatan XII ditutup karena ada banjir setinggi 3 cm di kawasan Jakarta Selatan itu, Senin (5/10/2020) siang ini. Banjir itu terjadi karena hujan di Jakarta yang berlangsung lama semalaman.
Banjir itu terjadi karena luapan Kali Krukut akibat hujan yang mengguyur wilayah Jakarta Selatan. Banjir juga menggenangi pemukiman warga dan Jalan Kemang Selatan XII, Kelurahan Cipete Selatan, Jakarta Selatan.
"Air sudah berangsur surut, saat ini ketinggian tersisa 30 sentimeter, kita masih menutup jalan Kemang Selatan XII untuk sementara," kata Lurah Cipete Selatan Fuad Hasan.
Penutupan Jalan Kemang Selatan XII membuat akses kendaraan bermotor dari arah Bangka dan Kemang menuju Jalan Antasari juga ditutup.
Fuad beralasan penutupan untuk menghindari pengendara motor mengalami kendala pada mesin motor akibat genangan.
"Nanti kalau sudah surut kita buka kembali," katanya.
Air mulai surut di Jalan Kemang Selatan XII pukul 07.00 WIB, dari ketinggian semula satu meter menjadi 30 sentimeter. Sedangkan di Jalan Kemang Selatan XII, Gang Minatu ketinggian 70 sentimeter, kini sudah bersih dari genangan.
Menurut Fuad, air mulai naik pada Minggu malam pukul 22.00 WIB dengan ketinggian satu meter di Jalan Kemang Selataj XII dan 70 sentimeter di Gang Minatu.
Akibat banjir tersebut terdapat sembilan orang warga diungsikan ke Mushola Nurul Hidayah. Salah satunya bayi prematur dan ibunya.
Baca Juga: Ratusan Orang di Bidara Cina Kena Banjir 1,5 Meter
"Bayi itu baru lahir seminggu yang lalu dalam kondisi prematur. Karena banjir, kita keluarganya khawatir dan minta diungsikan," kata Fuad.
Tepat pukul 03.00 WIB Senin dini hari, petugas evakuasi dari kelurahan dan Pemadam Kebakaran mengevakuasi bayi dan ibunya ke rumah sakit di wilayah Jakarta Pusat.
Hingga berita ini diturunkan, Fuad menyebutkan dari sembilan orang warga yang mengungsi di Mushola, tujuh warga sudah pulang ke rumah masing-masing.
"Sekarang hanya tersisa dua orang warga saja di pengungsian," ujarnya.
Bantuan berupa bahan makanan juga telah disalurkan dari Dinas Sosial untuk warga yang mengungsi di Kemang Selatan XII. [Antara]
Berita Terkait
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Tangsel?
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
Kantongi Izin Mabes dan Polda Metro, Pelantikan Pengurus PERADI Profesional Digelar Besok
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok