SuaraJakarta.id - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, volume lalu lintas untuk kendaraan bermotor di Jakarta turun hingga 10,17 persen selama penerapan PSBB Jakarta Jilid II.
Angka penurunan ini bila dibandingkan dengan saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi.
"Rata-rata volume kendaraan per hari mengalami penurunan sebesar 10,17 persen dibandingkan saat pemberlakuan PSBB Masa Transisi," ujarnya kepada wartawan, Selasa (6/10/2020).
Angka penurunan juga terjadi pada mobilitas masyarakat di perkantoran.
Menurut Syafrin, sejak PSBB Jakarta Jilid II diterapkan pada 14 September hingga 27 September lalu, pergerakan warga di perkantoran turun 5 persen dibanding saat PSBB transisi.
Anjuran ini rupanya tak memberikan dampak signifikan untuk mengurangi aktivitas masyarakat di luar rumah.
Padahal dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 tentang Pelaksanaan PSBB, kegiatan perkantoran sudah diminta untuk dikurangi.
Hanya 11 sektor yang diizinkan 50 persen karyawannya kerja di kantor dan selebihnya hanya 25 persen.
"Tempat kerja mengalami penurunan sebesar 5,14 persen dibandingkan saat pemberlakuan PSBB masa transisi," ungkap Syafrin.
Baca Juga: Selama PSBB Jilid 2, Mobilitas Warga DKI di Perkantoran Cuma Turun 5 Persen
Di sisi lain, Syafrin menyebut mobilitas masyarakat di pemukiman hanya naik sekitar 4,71 persen.
Angka ini sejalan dengan menurunnya pergerakan di perkantoran.
"Area permukiman mengalami peningkatan sebesar 4,71 persen dibandingkan saat pemberlakuan PSBB Masa Transisi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ada Konser Avenged Sevenfold di JIS, Ini Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatifnya
-
Ekosistem Kerja Inklusif, Strategi Kawasan Perkantoran Modern Tetap Diminati
-
Geger Tarif Parkir Rp60 Ribu, Kadishub DKI Minta Maaf
-
Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus
-
Dari Estetik ke Fungsional, Ini Tren Kantor dan Ruang Kerja di Asia
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Sembilan Celurit Diamankan, Lima Terduga Pelaku Tawuran Diciduk di Jakarta Timur
-
BRI Pimpin Daftar Merek Paling Bernilai di Indonesia Selama Empat Tahun Berturut-turut
-
Bikin Weekend Lebih Istimewa, Berikut Promo Nonton The Premiere untuk Nasabah BRI
-
Diskon MCU hingga 20%, Simak Healthcare Privilege BRI dan Prodia
-
Perkuat Standar Pelayanan, PKSS Gelar Jambore Satpam 2026 di 34 Cabang Indonesia