SuaraJakarta.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Bogor, Rabu (7/10/2020). Dalam kunker itu Ridwan Kamil mengunjungi RSUD Cibinong.
Di sana, orang nomor satu di Jabar ini melakukan pengecekan alat kesehatan dan berbincang dengan dokter serta tenaga kesehatan (nakes).
Dalam perbincangan itu, Ridwan Kamil mengaku mendapat informasi dan fakta mengejutkan. Banyak dokter dan nakes di Kabupaten Bogor terpapar Covid-19.
Adapun yang mengejutkannya nakes terpapar Covid-19 bukan karena mengurusi pasien Covid-19. Melainkan dari pasien umum.
"Ada sekian persen dokter dan tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor terpapar juga, ini merupakan suatu temuan," kata Ridwan Kamil dalam konferensi persnya, Rabu (7/10/2020).
"Yang kita waspadai adalah mayoritas tenaga kesehatan terpapar ternyata bukan yang ngurus pasien Covid-19. Artinya, dalam kesehariannya mungkin ada pasien umum yang OTG (orang tanpa gejala), dan ini harus kita waspadai," sambungnya.
"Makanya penting untuk tiga M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) agar memastikan tidak ada potensi keterpaparan tanpa kita ketahui," Ridwan Kamil menambahkan.
Pada kesempatan itu, Ridwan Kamil mengaku sempat berbincang dengan pasien positif Covid-19 yang baru dinyatakan sembuh, setelah melakukan perawatan di RSUD Cibinong selama 19 hari.
"Kita juga berbincang dengan pasien Covid-19 yang kebetulan sudah lama 19 hari (dirawat), tapi Alhamdulillah sembuh dengan menjalani perawatan dan diberikan dua jenis obat yang digunakan," akunya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Singgung Omnibus Law UU Cipta Kerja, Annisa Pohan: Sehat Kang?
Namun, kata RK, dua jenis obat yang selama ini diberikan kepada pasien Corona itu stoknya sudah menipis hampir di semua Rumah Sakit Rujukan Covid-19 yang ada di Kabupaten Bogor.
"Tadi kita dengar dari pihak RSUD Cibinong, obat yang digunakan untuk pasien Covid-19 stoknya juga lagi menipis. Itu tentu menjadi catatan kita di Jabar, kita akan bantu," tegasnya.
Mantan wali Kota Bandung ini berjanji akan memprioritaskan Kabupaten Bogor dalam penanganan Covid-19, dengan menyesuaikan penduduknya yang begitu banyak sampai enam juta jiwa.
"Karena penduduknya sangat banyak, ada 6 juta jiwa, saya sudah sampaikan Pemprov Jabar akan memprioritaskan logistik bantuan sebanyak-banyaknya khusus Kabupaten Bogor, untuk menaikkan status test swab sesuai standar WHO," ujar Ridwan Kamil berjanji.
Di lokasi yang sama, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, saat ini total kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor sebanyak 2.022 orang.
Rinciannya 1.338 pasien dinyatakan sembuh, 56 meninggal dunia, dan 622 masih di isolasi.
Tag
Berita Terkait
-
Asyik Joget di Kelab Malam, Lisa Mariana Teriakkan Nama Aura Kasih dan Ridwan Kamil
-
Klarifikasi Ayu Aulia soal Rahim Diangkat, Bukan Cuma Karena Faktor Dihamili Bupati R
-
Ayu Aulia Ngaku Cuma Halu Dihamili Pejabat: Kan Keren Kalau Hamil sama Bupati
-
Ngaku Dihamili Ridwan Kamil hingga Bupati Bintan, Ayu Aulia Minta Maaf: Itu Cuma Halusinasi
-
Ayu Aulia Ngaku Ridwan Kamil yang Menghamilinya, Netizen Ungkap Sejumlah Kejanggalan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026