Rizki Nurmansyah
Sabtu, 10 Oktober 2020 | 17:25 WIB
E, seorang remaja putri, bersama bayi perempuannya dirawat di Puskesmas Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (10/10/2020). [Suara.com/Ridsha Vimanda Nasution]
Bayi perempuan yang sempat dititip ibunya ke Nenek Isa dirawat di Puskesmas Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (10/10/2020). [Suara.com/Ridsha Vimanda Nasution]

Sumaedi menambahkan pihaknya masih terus menggali keterangan dari F. Sementara, E sampai saat ini belum bisa digali keterangannya.

"Kami belum bisa menggali keterangan dari ibu dari bayi tersebut. Dia bersama bayinya masih mendapatkan perawatan di Puskesmas," paparnya.

"Kami masih menggali saudara F ini untuk juga mengetahui siapa ayah dari bayi tersebut," lanjutnya.

Pria Misterius

Diberitakan sebelumnya, warga Kabupaten Tangerang digegerkan dengan penitipan bayi oleh seorang pria misterius pada, Sabtu (10/10/2020).

Perisitiwa itu bermula saat seorang nenek bernama Isa mendadak dititipi bayi oleh pemuda tidak dikenal.

Sontak ia terkejut karena kondisi bayi yang dibalut kain itu masih ada bercak darah.

Isa kemudian langsung menitipkan bayi itu kepada tetangganya, yakni Rodiah (50). Bayi tersebut langsung dibawa masuk ke dalam rumah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Endang, anak dari Rodiah. Endang menuturkan, dirinya bersama ibunya langsung mengamankan bayi tersebut.

Baca Juga: WHO: Satu Bayi Lahir Meninggal Setiap 16 Detik

"Saya lagi bantuin umi (Ibu) yang mau berdagang. Tiba-tiba nenek Isa langsung nitipkan bayi dari seorang pemuda bukan warga sini," ujarnya saat ditemui di lokasi.

"Kejadian itu sekitar pukul 06.00 WIB pagi. Saya dengan umi membawa bayi ke dalam rumah untuk dibersihkan karena masih ada bercak darah," sambungnya.

Warga bersama kepolisian mengamankan bayi titipan pria misterius di Tigaraksa, Tangerang, Sabtu (10/10/2020). [Suara.com/Ridsha Vimanda Nasution]

Endang menyebutkan, bayi tersebut masih dalam kondisi hidup yang berjenis kelamin perempuan. Karena itu, lanjut dia, dirinya langsung diminta Rodiah untuk memanggil bidan desa.

"Saat bidan desa datang baru warga pada ramai ke rumah saya. Kemudian juga Pak Lurah hingga jaro datang ke rumah melihat bayi itu," paparnya.

Kontributor : Ridsha Vimanda Nasution

Load More