SuaraJakarta.id - Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video narapidana sedang berjoget.
Dikutip Suara.com dari Metrojambi.com, Minggu (11/10/2020), video napi yang berjoget ria itu terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Jambi.
Dalam video berdurasi sekitar 45 detik tersebut terlihat lima pria bertelanjang dada berjoget riang. Sebagian sambil mengangkat tinggi tangan ke atas mengiringi irama musik house.
Hanya memakai celana pendek, mereka bergoyang di balik tembok di sebuah ruang terbuka. Bagian atas tubuh para tahanan ini dibiarkan terbuka sehingga terlihat basah dengan cucuran air keringat. Sementara sebagian pria lain menjemur pakaian.
Menariknya, dua dari lima pria dalam video itu adalah EN dan AN, mantan pejabat yang menjadi terpidana kasus suap ketok palu pengesahaan RAPBD Provinsi Jambi 2018.
Saat dikonfirmasi terkait video ini, Plh Kalapas Kelas IIA Jambi Junaidi, mengaku belum melihat videonya.
“Saya belum melihat (video),” katanya.
Namun, saat disebut lokasinya berada di ruang jemuran kain, Junaidi mengatakan, tempat itu memang disiapkan sebagai ruang isolasi bagi narapidana yang rapid tesnya reaktif. Posisinya dekat tower, sebelumnya tempat tahanan wanita.
“Kemungkinan itu blok isolasi. Jadi mereka yang isolasi memang kita anjurkan untuk berolahraga. Mereka kami wajibkan selalu berjemur di pagi hari,” katanya.
Baca Juga: Update Covid-19 Dunia: Tembus 7 Juta, Kasus di India Makin Dekati Amerika
Selain itu, menurut Junaidi, pihaknya juga menganjurkan kepada napi yang reaktif untuk tidak terlalu memikirkan tentang virus tersebut.
“Jadi kita menganjurkan mereka selalu beraktivitas, dan senang-senang saja, agar tidak terlalu memikirkan penyakit (virus Corona) tersebut,” katanya.
Berita Terkait
-
Profil Supriadi, Napi Kasus Korupsi Rp233 M Terekam Ngopi ke Kafe Bareng Petugas
-
Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka
-
Viral Napi Korupsi Asyik Ngopi di Luar Rumah Tahanan, Petugas Pengawal Langsung Dicopot!
-
Silsilah Keluarga Hasbi Jayabaya, Penerus 'Dinasti' Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wakilnya Eks Napi
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Guru Besar Universitas Jayabaya Desak Revolusi Hukum Kepailitan Demi Ekonomi Nasional
-
Dukung Wellness Tourism, Kara Hadirkan Kebaikan Kelapa di BaliSpirit Festival 2026
-
10 Rute Sepeda Pagi di Jakarta dengan View Gedung Mewah, Favorit Pesepeda Dalkot
-
5 Sepatu Lari Minimalis yang Cocok Dipadukan dengan Celana Chino Kantor, Nyaman dan Tetap Rapi
-
5 Sepatu Running All White yang Nyaman Dipakai Seharian, Tetap Stylish untuk Nongkrong