Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Senin, 12 Oktober 2020 | 09:22 WIB
Halte TransJakarta Sarinah dibakar. (Suara.com/Fakhri)

Dia kemudian mengulang dan menegaskan lagi maksud pendapatnya atas UU Omnibus Law.

"Ini pemerintah sangat keliru membuat UU tentang Melly Goeslaw, tentang buruh ini sangat menyengserakan, menyengsekarakan..ya itu lah. sementara itu saja dulu, sekian dan terima kasih," ujarnya diiringi tawa rekan-rekan di sekelilingnya.

Nah karena viral, Melly Goeslaw pun angkat bicara.

Melly Goeslaw [Instagram]

Dengan satire dia menulis status di akun Instagram, dia menegaskan tidak keturunan Omnibus Law.

Baca Juga: Ini 5 Daftar Gubernur Penolak UU Cipta Kerja

"Saya tegaskan sekali lagi, Omnibuslaw bukan dari keturunan keluarga Goeslaw," tulisnya.

Ucapan UU Melly Goeslaw itu mengundang respon dari beberapa warganet, salah satunya mantan Menteri Agama Lukman Saefudin.

"Keberadaan sebagian masyarakat kita itu sungguh membahagia. Kemampuannya meningkatkan imunitas kita sungguh luar biasa..," tulisnya.

Usut punya usut si pesepeda tersebut memang susah mengucapkan kata ‘menyengsarakan’. Dalam sebuah dokumen video yang diunggah sebuah akun ada 4 Oktober, si pesepeda pernah juga salah ucap beberapa kali mengucapkan kata ‘menyengsarakan’.

Dalam video sebelumnya, si biker ini butuh waktu beberapa kali untuk mengulang dan mengoreksi ucapannya soal kata ‘menyengsarakan’.

Baca Juga: Kemendikbud Larang Mahasiswa Demo, P2G: Kampus Merdeka hanya Jargon Kosong!

Load More