Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Minggu, 18 Oktober 2020 | 14:01 WIB
Lokasi pintu gerbang Green Lake City, Tangerang.(Suara.com/Tio)

Sementara itu, Riono mengungkapkan, korban pemukulan sudah dilakukan proses visum. Korban, kata dia, memang mengalami luka-luka.

"Korbannya ada dua orang. Yang satu Inisialnya P dan satu lagi itu temannya. Keduanya mengalami luka memar dan benjol di kepala," imbuhnya.

"Korban sudah dilakukan visum. Karena itu kami juga masih menunggu hasil visum tersebut keluar," paparnya.

Berdasarkan hasil sementara dari keterangan para saksi, Riono mengungkapkan, ada sekitar 30-40 satpam yang melakukan penggerebekan terhadap penghuni yang menjadi korban pemukulan.

Baca Juga: Penyebab Penggerebekan Satpam Green Lake City ke Penghuni

Petugas keamanan atua sekuriti Green Lake City geruduk rumah salah satu penghuni di sana. (@Jaya02015033)

"Sekuriti datang ke penghuni tersebut sekitar 30-40 orang. Disitu ada pemukulan yang diduga dilakukan sekuriti tersebut," ucapnya.

Riono tak menampik, persoalan penggerebekan itu dipicu oleh korban yang memarkir mobilnya di bahu jalan depan rumahnya.

Diketahui, korban berstatus mahasiswa ini memiliki bisnis jual beli atau showroom sudah sejak lama.

"Awalnya sudah sempet ditegur sama warga dan sekuriti, sudah dua kali ditegur sama sekuriti. Tapi, karena rumahnya disitu, (korban) masih tetap memarkir," pungkasnya.

"Dari hal itu terjadi perisitiwa tersebut (penggerebekan) hingga adanya dugaan pemukulan," tutupnya.

Baca Juga: Terungkap, Ini Penyebab Penghuni Green Lake City Digerebek Petugas Sekuriti

Penggerebekan yang dilakukan puluhan satpam itu terekam dalam sebuah video yang kadung viral di media sosial Twitter, @Jaya02015033.

Load More