SuaraJakarta.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan status masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan kembali diperpanjang.
Hal itu ditegaskan oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat dikonfirmasi SuaraJakarta.id, pada Selasa (20/10/2020) malam.
"PSBB (Kabupaten Tangerang) masih diperpanjang," ucapnya melalui sambungan telepon seluler.
Kendati demikian, politikus partai Golongan Karya (Golkar) itu masih menunggu surat keputusan (SK) dari Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim.
SK tersebut, kata Zaki, yang menentukan berapa lama masa PSBB di wilayahnya akan diperpanjang kembali.
"Tunggu adanya surat keputusan dari pak Gubernur Banten," ungkapnya.
PSBB Tangerang Raya yang termasuk wilayah Kabupaten Tangerang berakhir pada hari ini Selasa (20/10/2020), usai satu bulan penuh untuk seluruh wilayah kota/kabupaten.
Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.214 - HUK/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar Di Provinsi Banten Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tertanggal 21 September 2020.
Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hery Haryanto menjelaskan, saat ini wilayah Kabupaten Tangerang sudah memasuki zona orange.
Baca Juga: Awas! Beredar Surat Palsu Minta Sumbangan Catut Nama Gubernur Banten
Sebelumnya, pada pekan kemarin, Kabupaten Tangerang masih masuk zona merah Covid-19 di Provinsi Banten.
"Terjadi penurunan sebanyak 300 persen pasien terkonfirmasi positif COVID-19," ujar Hery dalam rilis yang diterima awak media.
Hery melanjutkan, dari 29 kecamatan, 13 kecamatan sudah masuk dalam zona orange, dan 16 kecamatan mulai memasuki zona hijau.
"Tim Satgas terus melakukan pelacakan penyebaran Covid-19 di seluruh Kecamatan di Kabupaten Tangerang," sebutnya.
Dia menambahkan, pemerintah bersama dengan Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan ke seluruh wilayah guna menekan angka penularan dan penyebaran Covid-19.
Kontributor : Ridsha Vimanda Nasution
Berita Terkait
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Membongkar Jebakan Kemiskinan Spasial Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang
-
Gubernur Banten: Tingkat Pengangguran Masih Tinggi, Penataan Ulang Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas
-
Siswa 13 Tahun Tewas di Sekolah Internasional Gading Serpong, Diduga Jatuh dari Lantai 8
-
Cegah Pencemaran, TPA di Jabodetabek Diminta Tutup Tumpukan Sampah
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
Kantongi Izin Mabes dan Polda Metro, Pelantikan Pengurus PERADI Profesional Digelar Besok
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok