SuaraJakarta.id - Seorang warga berinisial Z ditangkap polisi setelah membacok wajah kakak iparnya, Ir (60) dengan sebilah parang. Bahkan, pembacokan itu dilakukan Z di depan mata ibunya, IA (75).
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/10/2020) pagi di Desa Matang Sijuk Teungoh, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara. Beruntung, Ir masih bisa menyelamatkan diri. Dengan kondisi muka berlumuran darah, korban kabur sambil meminta tolong pada warga dan tetangganya.
Akibat tebasan parang itu, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Baktiya Barat untuk menjalani pengobatan medis.
Kapolsek Baktya Barat Iptu Heri seperti dikutip modusaceh.co--media jaringan Suara.com, Rabu (28/10/2020) menceritakan jika kasus pembacokan ini berawal ketika korban pergi ke sawah miliknya di Desa Matang Sijuk Tengoh.
Usai bekerja di sawah, lalu ia pulang sambil singgah ke rumah mertuanya di Desa Matang Sijuk Barat. Tujuannya, meminjam sebilah parang untuk digunakan memotong tali.
Saat itu, korban sempat ngobrol dengan ibu mertuanya IA di depan rumah. Tiba-tiba, pelaku yang merupakan adik ipar korban datang dengan tergesa-gesa.
Tanpa bicara apa-apa, Z seketika langsung membacok korban hingga mengenai bagian pipi sebelah kiri dan lengan bagian kiri.
Dalam kondisi luka dan pakaian bersimbah darah, korban berusaha keluar ke perkampungan, sambil berteriak minta tolong. Mendengar teriakan korban, Z yang merasa ketakutan, langsung ambil langkah seribu ke belakang pekarangan rumahnya, menuju ke kawasan hutan.
Aparatur desa dan warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Koramil Baktiya Barat dan Polsek Baktiya.
Baca Juga: Anggota DPRD Ditebas Pakai Parang Gegara Warga Terganggu Knalpot Motor
Saat itu juga mereka turun ke lokasi kejadian untuk menolong korban. Selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas terdekat.
Kapolsek menjelaskan, setelah itu, warga dan aparat keamanan melanjutkan upaya pencarian pelaku yang bersembunyi di hutan dan semak belukar.
Namun memasuki pukul 14.15 WIB, warga, aparatur desa dan petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan, saat sedang bersembunyi di dalam rumahnya.
“Pelaku beserta barang bukti sebilah parang, digiring dan diamankan di Mapolsek Baktiya Barat untuk dilakukan proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Terkait kasus ini, Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan warga setempat, pelaku yang tega membacok kakak iparnya itu mengalami gangguan jiwa.
Berita Terkait
-
Senggolan Berujung Maut, Pelaku Pembacokan Pegawai Pabrik Roti di Cengkareng Diciduk Polisi
-
Pembacok Mahasiswi UIN Suska Harusnya Nonton 4 Film Ini, Motivasi Hadapi Penolakan Cinta
-
Tampang Tengil Gangster Pembacok Pasutri Di Tanjung Priok, Melotot Saat Ditangkap
-
Remaja di Palmerah Tewas usai Ditabrak hingga Dibacok, 3 Pembunuh Gusrian Tertangkap!
-
Mantan Ketua KY dan Putrinya Sempat Diikuti Pelaku Sebelum Dibacok di Depan Rumah
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen