SuaraJakarta.id - Kawasan wisata kebun teh Puncak Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dipadati wisatawan dari luar Bogor, Rabu (28/10/2020). Namun sangat disayangkan, banyak wisatawan mengabaikan protokol kesehatan Covid-19.
Padahal Kabupaten Bogor kembali memperpanjang PSBB Pra AKB sampai 25 November 2020.
Kebanyakan, yang datang ke wisata kebun teh dekat dengan Gunung Mas itu berasal dari Jakarta, Depok dan Bekasi.
Seperti salah satu warga Depok, Ilham Munandar (25). dirinya memilih untuk berwisata di Puncak Bogor karena udaranya yang segar.
Ia pun tidak menghiraukan kondisi lalu lintas menuju Puncak itu selalu dipadati kendaraan wisatawan, apalagi seperti libur panjang saat ini.
"Saya lebih memilih berwisata ke Puncak, karena lokasinya sejuk, bisa menghilangkan jenuh ketika dipekerjaan, sekarang kan libur panjang, saya manfaatkan untuk berlibur dengan keluarga," katanya kepada SuaraJakarta.id.
Ilham tidak pakai masker. Alasannya mau hirup udara segar.
"Kalau pakai masker nggak bisa hirup udara segar, banyak yang nggak pake masker juga disini, pasti alasannya sama," ucapnya.
Sementara, di tempat wisata lainnya seperti di Taman Safari Bogor, Taman Wisata Matahari (TWM), Agro Wisata Gunung Mas, terlihat tidak ada penumpukan dihari libur pertama cuti bersama dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini.
Baca Juga: Ajak Anak Muda Kampanyekan Protokol Kesehatan, IDI Bikin Video TikTok
Namun, ada tempat wisata yang terlihat dipadati wisatawan dari Jabodetabek, yakni di Cimory Riverside Megamendung.
Terlihat ada antrean kendaraan mobil pribadi yang masuk maupun keluar di Cimory Riverside Megamendung tersebut.
Pantauan dilokasi, tempat parkir di Cimory Riverside Megamendung itu pun hampir dipadati kendaraan mayoritas plat B.
Di dalamnya juga, seperti di tempat makan atau cafe terlihat hampir semua tempat duduk dipenuhi wisatawan.
Seorang juru parkir di Cimory Riverside Megamendung, Idang (40) mengatakan, kondisi tempat parkir hampir dipenuhi kendaraan mobil pribadi mulai dari pukul 09.00 WIB - 15.00 WIB.
"Pokoknya udah mau penuh ini tempat parkir, saya juga ngatur ini ada yang keluar dan masuk, sampai saat ini keadaan masih sama kayak pagi," singkatnya.
Berita Terkait
-
Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?
-
Besok Siswa di Jakarta Kembali Masuk Sekolah, Tapi Wajib Pakai Masker
-
Waspada Sisa Abu Krakatau di Jakarta! Warga Tetap Diimbau Pakai Masker
-
Cara Menggunakan Sheet Mask yang Tepat, Sebaiknya Dipakai Sebelum atau Sesudah Skincare?
-
Pemprov dan DPRD DKI Kompak Semprot Pedagang Masker Nakal: Jangan Main Harga di Tengah Musibah!
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar