SuaraJakarta.id - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian atau KPKP DKI Jakarta membuka kembali wisata edukasi dan konservasi di Pulau Tidung Kecil bagi umum dengan penerapan protokol kesehatan ketat.
"Lokasi wisata dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M)," kata Kepala Satuan Pelaksana Konservasi Laut PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta, Cecep Hermawan, di Jakarta, Kamis (29/10/2020).
Cecep menjelaskan petugas rutin melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri untuk sarana dan prasarana wisata maksimal sebulan sekali.
"Setiap wisatawan yang datang berkunjung ke Pulau Tidung Kecil akan diperiksa suhu tubuh di pintu masuk dan dihimbau mematuhi protokol kesehatan," tegas Cecep.
Cecep menyatakan pihaknya siap menyambut kedatangan wisatawan selama liburan panjang sejak Rabu 28 Oktober hingga Minggu 1 November 2020.
Sejumlah area wisata yang bisa dieksplorasi wisatawan di Pulau Tidung Kecil di antaranya rumah paus, kebun pembibitan mangrove dan karang, makam bersejarah, taman ecopark, gazebo, pusat penangkaran penyu dan area pembibitan.
Selanjutnya tersedia area perkemahan bagi yang suka berpetualang serta jalur lari (jogging track) sepanjang 1200 meter dengan pemandangan perpaduan antara pantai dan hutan.
"Selama disiplin protokol kesehatan, mudah-mudahan wisata aman juga sehat," harap Cecep. Antara
Baca Juga: Hari Kedua Cuti Bersama, Pantai Pangandaran Ramai Wisatawan
Berita Terkait
-
Rahasia PIK Bisa Tarik 18 Juta Pengunjung: Destinasi yang Tak Lagi Bergantung Musim Liburan
-
Libur Jumat Agung, Kawasan Puncak diserbu Wisatawan
-
Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China
-
Hotel di Indonesia Kian Diminati, Wisatawan Lokal Jadi Penggerak Utama Pariwisata di 2025
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?
-
Cara Memilih Sunscreen Spray yang Tidak Merusak Makeup di 2026, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
Bahas Flyover Mengkreng, Mas Dhito Bertemu Bupati Nganjuk dan Jombang
-
Mas Dhito Tekankan Profesionalitas Pengelolaan KDKMP agar Berkelanjutan