SuaraJakarta.id - Perempuan bernama Atikotul Mahya tewas membusuk di sumur rumahnya. Tubuhnya membusuk karena diduga sudah tewas berhari-hari.
Sebelum mayatnya ditemukan dalam keadaan telanjang, Atikotul Mahya sempat menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad di di Kampung Citatah Dalam, Cibinong, Minggu (1/11/2020) lalu. Saat itu sang suami Muhammad Kurniawan menjadi MC.
Mahya merupakan Kampung Citatah Dalam, RT05/04, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ketua setempat, Richan (50) bercerita saat itu Mahya pulang duluan dari acara Maulid Nabi Muhammad.
Sementara suaminya pulang pukul 02.00 WIB Senin dini hari.
"Setelah pulang suaminya pada pukul 02.00 WIB dinihari Senin, melihat rumahnya terkunci. Dipanggil nggak nyaut dan didobrak, pas dilihat di dalam nggak ada istrinya cuma anaknya saja, dua yang tidur saja," kata Richan saat ditemui SuaraJakarta.id di rumahnya.
Suami Mahya pun melapor jika istrinya hilang. Warga pun ramai-ramai mencari korban sampai ke kebun bambu dan kuburan.
Setelah satu hari semalam dicari tidak ada kabar.
Barulan pada, Selasa (3/11/2020) pagi tadi, sang suami melaporkan jika sumurnya bau bangkai. Saat itu sang suami habis cuci tangan.
"Airnya udah bau katanya. Kita curiga sih itu bangkai tikus. Pas di cek ternyata ada almarhum muncul dalam sumur itu, setelah itu nyelam lagi," sambungnya.
Baca Juga: Mayatnya Ditemukan Membusuk di Sumur Cibinong, Mahya Hilang 2 hari
Setelah itu, ia langsung lapor ke pihak kepolisian bahwa ada mayat dalam sumur pada pukul 07.00 WIB tadi pagi ke pihak kepolisian.
Pada pukul 10.30 WIB, pihak kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor datang ke lokasi melakukan evakuasi.
"Tadi sudah dievakuasi sama tim damkar dan kepolisian, mayat dalam sumur. Itu almarhum dalam keadaan sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk serta hanya memakai pakaian dalam saja," tukasnya.
Saat ini kondisi rumah korban ditemukan meninggal dalam sumur digarisi polisi. Terlihat, warga juga masih berkumpul di lokasi dekat kediaman korban.
Informasi yang didapat, bahwa korban saat ini dilarikan ke RS Keramat Jati oleh pihak kepolisian Polsek Cibinong.
Korban juga memiliki dua anak yang pertama usia masih lima bulan dan satu lagi usia lima tahun.
Berita Terkait
-
Warga Binaan Lapas Cibinong Ikuti Gerakan Membaca Alkitab untuk Pembinaan Rohani
-
6 Fakta Amuk Angin Kencang di Cibinong, Warga Histeris Lihat Atap Pakansari Berterbangan
-
Rawan Bencana Seperti Situ Gintung, Pembangunan Hotel di Dekat Situ Cibinong Diprotes Warga
-
Dari Sel ke Mimbar: Intip Momen Ferdy Sambo Ikuti Praise and Worship di Lapas Cibinong Jelang Natal
-
Kemenangan Akademisi IPB, Napas Baru Perlindungan Pembela Lingkungan
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Budget Cuma 500 Ribu di 2026? Ini 7 Sepatu Lari Nyaman yang Banyak Dipakai Mahasiswa
-
Cuaca Ekstrem di Soetta: Atap Gate 7 Ambruk hingga 12 Penerbangan Terpaksa Dialihkan
-
Viral! Atap Terminal 3 Soetta Jebol Diterjang Hujan Deras, Penumpang Panik Berhamburan
-
Mencari Hening di Tengah Kota, Paskah di Akita Jadi Ruang Pulang bagi Umat Nasrani
-
Bukan Sekadar Hobi, Menggambar Diusulkan Jadi Gerakan Nasional: Mei Dipilih Jadi Momennya