SuaraJakarta.id - Diperkirakan ribuan botol Aqua dimusnahkan karena buntut boikot produk Prancis. Video pemusnahan itu viral di media sosial.
Video itu diunggah di laman facebook milik Muhammad Witdodo. Terlihat ratusan botol Aqya yang dibuang dan diinjak-injak oleh sejumlah orang.
Terlihat sejumlah orang terekam video tangah kompak membuang isi mineral produksi perusahaan Danone, yang diketahui bermarkas di Prancis.
Kejadian ini di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Suara dalam video juga menyebut jelas, bahwa aksi boikot itu dilakukan di Kutai Kartanegara. Sembari merekam, dia juga membacakan hadist yang tidak selesai.
“Pemusnahan produk-produk Prancis di Toko H. Cilik Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur @produk AQUA 450DUS,” tulisnya.
Sebanyak 2500 orang merespon dan menyukai postingan itu. Namun, rata-rata komentar yang diunggah menyayangkan sikap tersebut, karena dinilai terlalu mubazir.
“Astagfirullah.. Kalau boleh saran, janganlah makanan dan minuman dibuang. Mubazir. Kalau boleh, produk yang sudah beredar ditarik lagi dan dibagikan ke orang yang membutuhkan dan selanjutnya diboikot. Bukankan Allah Swt membenci umatnya yang membuang-buang makanan,” tulis @Firmansyah Nirwana Sari
Ungkapan yang sama juga datang dari @Ari Putra.
Baca Juga: Badai La Nina Bakal Lewati 2 Wilayah di Gunungkidul dan 4 Berita SuaraJogja
“Di video belum selesai membaca kalimat hadist, tapi video telah habis dan terpotong. Di sini saya melihat ya sengaja agar masyarakat rusuh. Janganlah ribut yang komen, janganlah difitnah karena video tidak selesai,” saran Ari.
Diketahui, Indonesia termasuk salah satu negara yang menyerukan boikot produk Prancis.
Di Indonesia sendiri lumayan banyak produk Prancis, bahkan beberapa di antaranya sering dikonsumsi.
“Semakin elu musnahkan, kemudian barangnya kosong ya mereka akan pesan lagi. Malah kalian tambah bikin dosa, di Indonesia masih banyak daerah yang kekurangan air, kenapa anggak lu sumbangin aja. Kan jadinya pahala,” sebut @Efraim Bungsu.
Jawaban Aqua
Salah satu produsen makanan asal Prancis, Danone lega pemerintah Jokowi tak boikot produk Prancis karena Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina umat Islam. Danone senang dan menyambut baik.
Berita Terkait
-
Sunscreen Skin Aqua Tutup Putih Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Penggunanya
-
5 Rekomendasi Sunscreen Skin Aqua Sesuai Jenis Kulit, Jangan Sampai Salah Pilih
-
3 Kulkas Aqua 1 Pintu Murah, Anti Bunga Es dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Kulkas Pintar Jadi Kunci Cegah Food Waste, Ini Cara Simpan Stok Makanan Mingguan agar Tetap Segar
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar