SuaraJakarta.id - Inul Vizta PHK ribuan di Jakarta karena pandemi corona. Sang pemilik, Inul Daratistis tak mampu membayar gaji karena minim pemasukan.
Ribuan karyawan Inul Vizta yang dipecat itu ada di berbagai cabang di Jakarta. Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia delapan bulan belakangan berimbas kepada bisnis karaoke.
Bahkan jumlahnya sampai lebih dari 20 cabang. Pemecatan karyawan Inul Vizta ini dikarenakan pandemi corona.
Istri Inul, Adam Suseno itu juga menyebut terpaksa menutup puluhan gerai bisnis karaokenya itu di Jakarta. Total mencapai 30 outlet di Jakarta dengan maksimal karyawan satu otlet berjumlah 75 orang.
"Karyawannya hitung aja satu outlet ada yang 75 karyawan, kalau di atas 20 sampai 30 (outlet) berapa tuh (yang di-PHK)," jelas Inul Daratista.
Kendati demikian, Inul Vizta yang berada di daerah masih tertolong karena masih bisa beroperasi walau terbatas.
"Di beberapa daerah lain sih sudah ok semua sih (buka kembali). Kalau di daerah-daerah yang lain sih nggak ada yang ini (di-PHK), paling sebagian aja dirumahkan, tapi mereka sudah masuk kerja lagi sekarang," jelasnya.
Inul Daratista mengaku tak kuat lagi menalangi gaji karyawannya, sehingga terpaksa memberhentikan para pegawainya. Selama ini, gaji karyawan juga sudah memakai uang pribadinya.
"Kalau bertahan sudah pasti lah saat ini lebih banyak nomboknya daripada untungnya. Karena kan saat ini kita nggak ada omzet atau profit apapun ya, jadi ya sebagian pakai uang sendiri untuk gaji karyawan," tuturnya.
Baca Juga: Sederet Artis Tajir Punya Bisnis Vila dan Hotel, Terbaru Nikita Mirzani
Sebelumnya melalui unggahan di instagram, Inul Daratista pernah memberikan pengumuman sekaligus permintaan maaf karena terpaksa harus menutup sementara gerai karaoke miliknya. Kebijakan itu dilakukan untuk menekan tingkat penyebaran Virus Corona atau Covid-19.
Dalam unggahannya, pelantun "Buaya Buntung" ini mengatakan jika ia terpaksa harus menutup sekitar 60 gerai karaoke miliknya yang tersebar di seluruh Indonesia sejak bulan Maret lalu.
"Info buat teman-teman semua, klo @inulviztaofficial sementara tutup dulu ya. Demi mendukung pemerintah, dalam mengurangi penyebaran Covid-19. Untuk info lainnya, diupdate terus di @inulviztaofficial ya. Matur Suwuuun. Semoga kita semua sehat, dan senantiasa dalam lindungan Allah Swt," tulis Inul Daratista.
"Untuk outlet/cabang saya yang belum terdaftar di beberapa daerah lainnya info saya tunggu, mohon maaf yang sebesar-sebesarnya . Bismillah sehat semua ya," tulisnya lagi.
Berita Terkait
-
Oki Rengga Sentil Pihak yang Bilang Kondisi Baik-baik Saja, Suara Artis Dukung Demo 27 Agustus
-
Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan
-
Blak-blakan! Inul Daratista Semprot ANTV soal Honor Miliaran yang Belum Cair
-
IHR: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Karnaval Meriah dan Inul Daratista Hibur Ribuan Penonton
-
Dituduh Gila Hormat Gara-Gara Petugas KA Jongkok, Inul Daratista Kasih Paham Netizen: Sok Tahu!
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI