SuaraJakarta.id - Fadli Zon usulkan Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel dicopot. Karena Agus dinilai selalu menyerang Habib Rizieq Shihab.
Usulan itu disampaikan ke Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi. Agus Maftuh sudah berada selama lima tahun di Arab Saudi.
Tak cuma itu, Agus Maftuh juga disebut selalu memberi komentar miring soal Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab. Hal itu ia tuliskan melalui akun Twitter pribadinya.
“Sebagai anggota @DPR_RI Komisi 1, saya usulkan kepada @Menlu_RI agar segera menarik dan mengganti Dubes RI di Saudi,” cuit Fadli Zon dikutip Hops.ID, Rabu (11/11/2020).
Agus Maftuh selalu memberi komentar miring terhadap Habib Rizieq. Harusnya melindungi dan membelanya.
“Yang bersangkutan sudah berada di sana hampir 5 tahun. Komentarnya selalu miring soal Habib Rizieq Shihab, padahal Dubes RI seharusnya melayani, melindungi dan membela warga RI,” sambungnya.
Sebelumnya diketahui bahwa Agus Maftuh sempat mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa Habib Rizieq Shihab masuk dalam kategori pelanggar UU Arab Saudi.
Agus Maftuh menuturkan, pelanggaran yang dilakukan Habib Rizieq adalah tinggal di kerajaan itu melebihi batas waktu alias overstay, padahal sebelumnya Habib Rizieq menyatakan bahwa ia tidaklah overstay di Arab Saudi.
Tak hanya itu, Agus Maftuh mengungkapkan, Rizieq juga dinilai melanggar peraturan kerajaan Arab Saudi yang masuk kategori sensitif.
Baca Juga: Tengku Zulkarnain Unggah Foto Anies Kunjungi Habib Rizieq
“Layar kedua ini menampilkan menu utama ‘Sijil al-Mukhalif’ daftar catatan pelanggar undang-undang keimigrasian. MRS tercatat di layar ini, mulai nama, jenis pelanggaran, nomor deportan, jenis dokumen dan lain-lain,” kata Agus dikutip dari Suara Sulsel.
“Jelas sekali MRS di layar kedua ini dilabeli ‘mukhalif‘ pelanggar undang-undang dan ini tidak akan hilang,” sambung Agus Maftuh.
“Di layar kedua ini ada dua kolom yang sensitif dan berkategori aib sehingga kami tidak elok untuk membukanya ke publik,” ujar Dubes RI itu.
Agus menuturkan, jika ada WNI yang overstay di Arab Saudi itu adalah hal biasa yang lumrah terjadi, dan sering dibercandakan dengan label WNIO alias WNI ora nduwe paspor (WNI tidak punya paspor).
Berita Terkait
-
Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
Kemenbud Luncurkan Buku Sejarah Indonesia, 5 Jilid Capai Ribuan Halaman
-
Kaget Ada 5 Truk Preman Bersenjata Bambu saat 27 Agustus, Habib Rizieq Minta Pimpinannya Ditangkap
-
Ada 100 Lebih Tokoh Diusulkan Terima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga
-
RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk