SuaraJakarta.id - Seorang guru ngaji jadi jampret karena punya utang ke rentenir. Guru ngaji jadi jambret itu adalah Eri Rustandi (43).
Eri ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi setelah terbukti melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Warga Cimahi itu sehari-hari bekerja mengajar ilmu agama. Eri nekat melakukan jambret perhiasan karena terlilit utang pinjaman pada rentenir.
Kapolres Cimahi AKBP Indra Setiawan menerangkan, tersangka ditangkap dari pelariannya di wilayah Sukabumi.
Terakhir ia melakukan penjambretan di Puri Kahuripan Residence Blok B RT 02/06, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
"Pelaku mengaku sudah melakukan aksi penjambretan sebanyak 8 kali," kata kata Kapolres saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Kota Cimahi, Rabu (12/11/2020).
Dalam menjalankan aksinya, Eri memilih korbannya anak-anak yang ditemuinya saat berkendara motor. Anak dipilih agar tidak melawan saat perhiasannya dibegal tersangka.
"Terakhir korbannya berusia 9 tahun di Tanimulya Kabupaten Bandung Barat, tersangka berhasil membawa kalung emas seberat 3,5 gram," jelasnya.
Saat ditanya Polisi, tersangka Eri mengaku sudah melakukan penjambretan sebanyak 8 kali di wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Baca Juga: Buat Video TikTok, Pengunjung Alun-Alun Bandung Tak Sengaja Rekam Pencopet
Ia nekat menjambret agar uang hasil penjualannya bisa digunakan melunasi utang pada rentenir.
"Sehari-hari ngajar ngaji di rumah. Saya terpaksa melakukannya karena punya utang ke rentenir, sebulan bunganya semakin banyak," kilahnya.
Atas perbuatannya ini, tersangka akan dijerat pasal 365 ayat (1) KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
-
Waspada Copet 'Necis' di Blok M Hub, MRT Jakarta Perketat Pengamanan
-
Ragunan Dipenuhi Puluhan Ribu Pengunjung, 3 Orang Sampai Kehilangan Ponsel
-
Viral! Aksi Komplotan Pencopet Di JPO Phinisi Jakarta Pusat, Barang Diambil Lalu Dioper
-
Unik, Ada Tempat Istirahat Copet di CFD Solo
-
Viral! 3 Pencopet Tertangkap Basah Di Kawasan Stasiun Senen, Sempat Diamuk Massa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi