SuaraJakarta.id - Sebanyak 15 polisi menjaga rumah Nikita Mirzani karena akan diserbu laskar pembela ulama, pengikut Habib Rizieq Shihab. Polisi tersbeut patroli secara berkala ke rumah Nikita Mirzani.
Rumah Nikita Mirzani di Petukangan, Jakarta Selatan. Kepolisian sudah berjaga-jaga di rumah Nikita sejak Kamis (13/11/2020).
Pengamanan dilakukan setelah Ustaz Maaher At-Thuwailibi mengancam akan menggeruduk rumah Nikita Mirzani lantaran dinilai telah menghina Rizieq Shihab.
"Dari semalam kami sudah mengerahkan juga anggota untuk laksanakan patroli mobile kurang lebih 10 sampai 15 orang," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Rosiana Nurwidajati saat dikonfiramsi, Jumat (13/11/2020).
Menurut Rosiana, sebanyak 15 personel kepolisian telah dikerahkan untuk melakukan patroli di sekitar rumah Nikita Mirzani sejak kemarin malam. Kekinian, pihaknya juga berencana menambah jumlah personel untuk melakukan pengamanan.
"Karena ini masuk wilayah saya, maka kami berikan pengamanan. Memberikan pengamanan karena kami lebih baik mencegah dulu daripada terjadi," kata Rosiana.
Rosiana bahkan mengatakan, Polres Metro Jakarta Selatan akan membantu untuk menambah pasukan untuk mengamankan kediaman Nikita.
"Nah hari ini akan ditambah, tunggu dulu nanti personelnya yang menentukan dari polres," imbuhnya.
Sebut Rizieq Tukang Obat
Baca Juga: Siap Geruduk Rumah Nikita Mirzani, Ustaz Maaher: Saya Tak Cuma Gertak!
Melalui akun Instagram, Niki, panggilan akrab Nikita Mirzani, sebelumnya mengunggah sebuah video singkat yang menyindir kepulangan Rizieq. Dia menilai, penyambutan kepulangan Rizieq yang dilakukan oleh simpatisannya pada Selasa (10/11/2020) lalu terlalu berlebihan.
"Gara-gara Habib Rizieq pulang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan," kata Nikita Mirzani di dalam video tersebut.
Nikita Mirzani lantas menyebut bahwasannya 'habib' merupakan tukang obat. Dia yang menyadari bahwa pernyataannya akan menuai kecaman itu pun menegaskan jika dirinya tidak takut apabila akan dihujat oleh simpatisan Rizieq.
"Nama habib itu adalah tukang obat, screenshot. Nah nanti banyak antek-anteknya nih mulai nih ya, nggak takut gue juga," kata dia.
Ancam Digeruduk
Buntut dari pernyataan Nikita Mirzani, Ustaz Maaher At-Thuwailibi pun menegaskan jika dirinya tak hanya sekadar mengancam menggeruduk rumah Nikita Mirzani. Ia mengklaim telah mengumpulkan lebih dari 800 laskar pembela ulama untuk menyatroni rumah Niki.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan