SuaraJakarta.id - Mindanao, Filipina diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1. Pusat Seismologi Eropa - Mediterania (EMSC) menyebut, pusat gempa berada di kedalaman 15 km.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa. Desember tahun lalu gempa berkekuatan 6,8 magnitudo juga terjadi di Mindanao, Filipina.
Saat itu juga tak ada laporan tentang korban atau kerusakan yang diakibatkan oleh gempa yang merupakan efek dari fenomena aktivitas sesar lokal di wilayah Mindanao.
Namun, sekitar dua bulan sebelumnya, tepatnya pada 17 Oktober 2019, gempa di lokasi yang sama, dengan magnitudo yang lebih kecil yakni 6,4 justru menimbulkan korban jiwa.
Tiga orang dilaporkan tewas akibat gempa itu. Puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.
Belasan rumah ambruk akibat petaka alam itu. Rata-rata korban yang meninggal dan luka-luka mengalami nasib naas itu akibat tertimpa atap atau dinding rumah yang runtuh. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
THR Gen Z Tak Lagi Habis untuk Baju Baru, Kini Ramai-ramai Dipakai untuk Upgrade Skill
-
Tak Semua Bisa Mudik, Anak Rantau Ini Rayakan Lebaran Lewat Video Call: Cuma Bisa Lihat dari Layar
-
Lebaran Asyik di Jakarta: Keliling Dunia dalam Satu Kawasan, Tanpa Macet-macetan Keluar Kota