SuaraJakarta.id - Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menggelar rapid test massal di sekitar kediaman Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020).
Rapid test digelar menyusul adanya klaster baru penularan Covid-19 akibat acara hajatan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab, pada Minggu (15/11) lalu.
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan alat rapid test sebanyak seribu unit per harinya.
Kegiatan rapid test itu dilakukan selama tiga hari kedepan di SDN 01-03 Petamburan.
Fadil menegaskan, kegiatan rapid test itu bersifat imbauan keras.
Hal itu dilakukan sebagai langkah tracing untuk menekan angka penyebaran Covid-19.
"(Sifatnya) imbauan keras," kata Fadli.
Meski bersifat imbauan keras, Fadil memastikan tak sanksi bagi warga sekitar kediaman Habib Rizieq yang menolak dirapid test.
Namun, pihaknya akan menggunakan pendekatan persuasif agar warga sekitar mau mengikutinya.
Baca Juga: Tolak Saran Polisi, Habib Rizieq Bakal Tes Swab Sendiri
"Dibujuk, jangan diancam-ancam orang, sedikit-sedikit diancam, orang mau sehat kok diancam-ancam. Ya dikasih tahu jangan ditakut-takutin masyarakat, dikasih tahu manfaatnya," ujarnya.
Selain melakukan rapid test massal Polda Metro Jaya juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar kediaman Habib Rizieq.
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan dengan menggunakan dua kendaraan Water Cannon.
Pantauan Suara.com, Minggu (22/11/2020) sekira pukul 15.10 WIB dua kendaraan Water Cannon itu tampak berputar seraya menyemprotkan cairan disinfektan di sekitar Jalan KS Tubun, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Di sisi lain, terlihat anggota polisi Satuan Lalu Lintas hingga polisi berseragam dengan membawa senjata gas air mata bersiaga di sekitar lokasi.
Penyemprotan cairan disinfektan itu dilakukan hanya di sekitar Jalan KS Tubun.
Berita Terkait
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya
-
Sikat Pendemo Berbenda Bahaya! Kapolda Metro: Personel Jangan Gerak Sendiri dan Dilarang Bawa Senpi
-
Mantan Kapolda Kalbar Irjen Pipit Diduga Bekingi Bos Tambang Aseng, Kejaksaan Didesak Periksa
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Bagian dari CSR, BRI Peduli Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Puluhan Purna PMI di Cirebon
-
Man Aur Tan Hadirkan Kuliner India Autentik, Lebih Praktis via GoFood dari Manhattan Hotel Jakarta
-
MLSC All-Stars 2026: All-Stars Jakarta Amankan Tiket Final Usai Tekuk Yogyakarta
-
Kredit Motor di Jakarta Fair 2026? Jangan Sampai Ditolak, Ini 4 Hal yang Wajib Disiapkan
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris