SuaraJakarta.id - Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono menyoroti kinerja panitia ad-hoc Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) yang dibentuk Presiden Joko Widodo terkait meningkatnya kasus Corona dalam minggu terakhir ini.
Pandu menyebut jika pemerintah tak memiliki perencanaan untuk menekan penularan Covid-19 yang kasusnya kini makin bertambah.
"Ini pemerintah tidak punya planning, misalnya punya planning kita harus usahakan turun pada kuartal pertama 2021 indikatornya kasus menurun, itu realistis itu, apa yang harus dilakukan? testing-nya harus ditingkatkan! berapa banyak testing yang harus ditingkatkan, bagaimana kapasitas faskes yang ada, terus seperti itu," kata Pandu dalam sebuah instagram live, Senin (30/11/2020)
Dia menyebut kondisi pandemi hari ini di Indonesia adalah masih dikendalikan oleh pandemi, bukan negara sudah berhasil mengendalikan pandemi.
"Dengan planning dengan manajemen modern kita bisa mengendalikan pandemi, sekarang kita itu dikendalikan oleh virus karena kita tidak punya planning, karena kita bekerja dalam situasi darurat, kalau kita punya planing kita harus tahu besok harus ngapain, kerjanya jadi punya tujuan, sekarang itu kita tidak punya tujuan," tegasnya.
Pandu menyebut, jika masalah pandemi harus dilakukan dengan sistem ketatanegaraan dengan kementerian/lembaga yang sudah ada. Menurutnya, sekarang ini masyarakat sudah jengah dengan jumlah kasus yang perkembangan setiap harinya diumumkan pemerintah.
"Jadi yang setiap hari dikemukakan oleh jubir satgas itu cuma angka yang seperti gak ada artinya, bosen orang, tiap dibilang pecah rekor ya setiap minggu itu pecah rekor, rekor kita itu bukan jumlah kasus, harusnya pecah rekor itu kasusnya menurun, ini bukan rekor, ini kegagalan," ucap Pandu.
Diketahui, pandemi Covid-19 sudah menginfeksi 534.266 orang Indonesia, 71.658 orang masih dalam perawatan, 445.793 orang sudah sembuh, dan 16.815 jiwa meninggal dunia.
Baca Juga: Kasus Corona Seminggu Terakhir Naik Pesat, Jokowi: Ini Memburuk Semua
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Mantri BRI Hadir di Wilayah 3T, Ini Dedikasi Eka Layani Warga Kabupaten Banggai Kepulauan
-
FIFGROUP Gaungkan 'Perempuan Berperan' di Car Free Day, Dorong Kesetaraan Gender dan Hidup Sehat
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat
-
Polda Metro Jaya Tetapkan Junaedi Abdillah sebagai Tersangka Dugaan Penggelapan dan TPPU
-
Cek Fakta: Viral Video Prabowo Tanggapi Demo MBG, Benarkah Direkam Usai Aksi Mahasiswa?