SuaraJakarta.id - Tim Medis MER-C diperiksa polisi menyusul pemeriksaan tes swab Habib Rizieq Shihab. Pemeriksaan Tim medis MER-C dilakukan kepolisian Polresta Bogor Kota.
Pemeriksaan itu juga terkait ganjilnya pemeriksaan tes swab Habib Rizieq yang sampai saat ini belum keluar, Senin (30/11/2020).
Informasi yang didapat SuaraJakarta.id dari pihak kepolisian, ada empat orang dari Tim Medis MER-C datang ke Polresta Bogor Kota pada pukul 11.36 WIB tadi.
Ketua Presidium MER-C, dr Sarbini Abdul Murad mengatakan, pihaknya belum mengetahui kaitan pemanggilannya ke Polresta Bogor Kota.
"Kita ada sebanyak empat orang yang datang kali ini. Kita juga tidak tahu nanti apa yang ditanyakan," katanya kepada wartawan saat memasuki Polresta Bogor Kota.
Menurutnya, ada informasi yang beredar kaitan bahwa MER-C tidak mempunyai laboratorium untuk uji swab test.
"Ada image bahwa MER-C langsukan swab test secara diam-diam tidak punya lab. Nah ini yang harus diclearkan. Jadi ini bisa jadi masukan juga nanti," ungkapnya.
Ia mengaku, yang dipanggil oleh Polresta Bogor Kota hari ini dari TIM MER-C hanya dua orang saja.
"Cuma dua orang yang dimintai keterangan, tapi kami datang empat orang. Ini undangan wawancara bukan pemanggilan. Ini kan gegara wali kotanya buat gaduh," jelasnya.
Baca Juga: Besok Diperiksa, DPR Ingatkan Polisi Jangan Cuma Cari-cari Kesalahan Rizieq
Mengenai hasil swab test Habib Rizieq, dr Sarbini menambahkan, hal tersebut merupakan rahasia dari TIM MER-C.
"Itu rahasia," tukasnya.
Pantauan SuaraJakarta.id, sampai pukul 13.20 WIB TIM Medis dari MER-C masih menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian di lantai tiga Polresta Bogor Kota.
Selain Tim Medis dari MER-C, pihak Rumah Sakit (RS) Ummi Bogor juga turut hadir dalam pemanggilan tersebut.
Direktur Utama RS Ummi, Andi Tata dan jajarannya turut datang ke kantor Polresta Bogor Kota.
Direktur Umum RS Ummi Najamudin mengatakan, pihaknya menghadiri panggilan kali ini terkait permasalahan koordinasi saat penanganan pasien Habib Rizieq Shihab dari Rabu-Sabtu (25-28/11/2020) kemarin.
Berita Terkait
-
Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
-
Alarm '98 Jilid 2'! Noel Peringatkan Prabowo: Ada Konsolidasi Besar Gulingkan Pemerintah di Juni
-
Sentil Prabowo Tentang Yaman, Habib Rizieq Singgung Jenderal Baliho
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Hadapi Polusi yang Makin Kompleks, Aturan Kualitas Udara Jakarta Bakal Direvisi
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Teknologi AI Wearable Makin Berkembang, Rokid Hadir di DTI-CX 2026
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar