SuaraJakarta.id - Pemilihan Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan atau Pilkada Tangsel 2020 tinggal menghitung jam. Tepatnya pada Rabu (9/12/2020) besok.
Tetapi hingga saat ini, masih ada puluhan warga Tangsel yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Akibatnya mereka terancam tidak bisa mencoblos paslon calon Wali dan Wakil Wali Kota Pilkada Tangsel 2020 besok.
Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangsel, Dedi Budiawan menyebut, hingga saat ini masih ada 29 orang belum melakukan perekaman e-KTP.
"Sementara sampai saat ini masih ada sekira 29 warga Tangsel yang belum memiliki KTP," kata Dedi, saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (8/12/2020).
Dedi menambahkan hingga saat ini masih menunggu 29 orang tersebut untuk datang melakukan perekaman e-KTP.
Dia mengaku, sudah mengeluarkan surat edaran untuk perekaman e-KTP jauh-jauh hari untuk Pilkada Tangsel ini.
"Kami sudah keluarkan surat edaran dan sudah beritahukan ke RT RW melalui pesan WhatsApp agar nama warga yang wajib KTP itu segera datang untuk perekaman dan cetak KTP-el," ungkapnya.
Dedi menuturkan, ada sekira 1,6 juta lebih warga yang wajib KTP. Agar semua warga bisa memilih, pihaknya bakal tetap membuka pelayanan perekaman dan cetak KTP-el secara langsung di hari H pelaksanaan Pilkada Tangsel besok.
Baca Juga: Jelang Pilkada Tangsel: Sekilas Muhamad - Saras dan 10 Janji Kampanye
"Besok kita akan buka layanan seperti biasa, agar mereka yang belum perekaman hari ini besok bisa datang ke kantor dan e-KTP bisa jadi lalu nyoblos. Ini juga sebagai antisipasi agar kami tidak disalahkan oleh tim sukses paslon karena konstituennya tidak bisa memilih gara-gara tak bisa perekaman saat hari pemilihan," pungkasnya.
Diketahui, ada tiga paslon Wali dan Wakil Wali Kota yang mengikuti kontestasi Pilkada Tangsel 2020.
Paslon nomor urut 1 Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, nomor urut 2 Siti Nur Azizah-Ruhamaben, dan nomor 3 Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya
-
DLH Diminta Turun Tangan, Benyamin Sebut TPST Abu & Co Punya Izin Pembakaran Sampah, Kok Bisa?
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Komisi III DPR: Penangkapan Kasat Resnarkoba Tangsel Bukti Polri Tak Pandang Bulu Tegakkan Hukum
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas