SuaraJakarta.id - Viral awan berbentuk angka 2 di langit Kota Depok saat Pilkada Kota Depok, Rabu (9/12/2020) hari ini. Hal itu diarahkan seolah-olah pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Mohammad Idris-Imam Budi Hartono akan menang Pilkada Depok 2020.
Mereka melawan Pradi Supriatna-Afifah Aliyah.
Foto awan berbentu angka 2 itu beredar di laman tim kampanye paslon nomor urut 02 dengan akun Facebook bernama Team Pemenangan PIIS (Pilih Idris Imam Saja) yang merupakan grup Facebook berisi 505 members.
Foto langit yang dilingkari tengahnya bak awan membentuk angka 2 yang diidentikkan dengan nomor urut paslon diunggah akun tersebut lalu diberi caption "Lanjutkan".
Baca Juga: Quick Count Pilkada Depok: Idris-Imam Unggul Sementara versi Voxpol
Tim Cek Fakta kemudian mencoba melakukan penelusuran atas foto dengan awan angka 2 tersebut. Dengan menggunakan salah satu tools Google Image Reverse, penelusuran pencarian ternyata menunjukkan bahwa foto itu bukan foto baru.
Jejak digitalnya beberapa kali sudah ada di mesin pencarian Google. Muncul kemudian tautan yang mengarahkan ke akun Facebook bernama Viral Video yang diunggah pada 25 Februari 2019. Bentuk angka 2 dibentuk awan di langit persis sama namun hanya dilakukan crop.
Selain itu, penelusuran juga membawa pada akun fanpage Jempol Indonesia pada April 2019 yang menunjukkan foto yang sama dari akun Viral Video namun dengan pemotongan sebagian foto. Fanpage Jempol Indonesia mengunggah foto angka 2 di langit dengan caption "Hari ini di Bogor Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dapat salam dari Alam Raya..... SELAMAT YA PAK semoga amanah.” Diketahui pada saat itu memang sedang periode Pemilu Presiden 2019.
Ketiga foto itu adalah foto identik dengan ukuran lebih besar di akun Viral Video. Lalu kemudian di-crop dan di-zoom oleh akun Jempol Indonesia sehingga angka 2 tampak lebih besar dan masih tampak bagian atas sebuah bangunan yang sama di Viral Video.
Sementara foto yang ada di grup Facebook Team Pemenangan PIIS juga foto yang sama dengan gambar bangunan yang sama namun zoom tidak sebesar Jempol Indonesia.
Baca Juga: Quick Count Pilkada Depok Voxpol Center: Idris-Imam 53,95 Persen
Bagian atas bangunan menunjukkan bangunan yang sama. Yang satu diklaim di Bogor jelang Pilpres 2020, lainnya diklaim di Depok jelang Pilkada 2020. Keduanya sama-sama mengidentikkan dengan kemenangan paslon 02.
Berita Terkait
-
PKS Jelaskan Alasan Imam-Ririn Cabut Gugatan Sengketa Pilkada Depok di MK
-
Jagoannya Keok di Pilkada Depok, PKS Beri Respons Begini
-
Hasil Real Count PKS Imam-Ririn Unggul di Pilkada Depok, Tapi Beda Pemenangnya di Hitung Cepat Indikator dan Voxpol
-
Adu Pendidikan Supian Suri Vs Imam Budi, Panas Saling Serang di Debat Terakhir Pilkada Depok
-
Lagi-lagi Masuk Bursa Pilkada Depok, NasDem Blak-blakan Buka Peluang Dukung Kaesang
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga