SuaraJakarta.id - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq ditahan di sel umum di Rutan Polda Metro Jaya.
Meski demikian, Habib Rizieq mendekam seorang diri. Hal itu disampaikan Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito.
Sugito mengatakan pihaknya meminta agar penahanan Habib Rizieq Shihab di Rutan Polda Metro Jaya tak digabung dengan tahanan lainnya.
"Sel umum cuman itu selnya di depan. Jadi itu selnya kecil dan sendiri dia untuk tidak berbarengan,” kata Sugito ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/12/2020).
“Memang itu ada beberapa sel, tapi minta jangan digabung dengan satu sel yang isinya 20 orang. Kebetulan yang ditempatin habib sekarang ini kosong," ungkapnya.
Sel yang ditempati Habib Rizieq rupanya sama dengan yang pernah ia tempati pada 2008 silam.
"Iya, iya (Habib Rizieq tempati sel) yang dulu sama persis seperti 2008," tutur Sugito.
Pada 2008 atau tepatnya 30 Oktober 2008, Habib Rizieq divonis 1,5 tahun penjara terkait kerusuhan pada tanggal 1 Juni di Monas.
Ia terbukti secara sah menganjurkan orang lain dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama-sama untuk menghancurkan barang atau orang lain sesuai dengan Pasal 170 ayat (1) jo Pasal 55 KUHP.
Baca Juga: Muncul Video Ujaran Kebencian, Wanita Ini Bela Rizieq Lalu Memaki Polisi
Kirim Surat
Sebelumnya diberitakan, dari dalam penjara Habib Rizieq Shihab menuliskan surat untuk keluarganya. Surat itu ditulis 14 Desember 2020 kemarin.
Dalam surat itu, Habib Rizieq mengabarkan kondisinya dalam keadaan baik di sel yang pernah ia tempati.
Surat itu dia kasih ke menantunya, Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas.
Surat itu dimulai dengan tulisan Bismillahirrahmanirrahim dalam Bahasa Arab.
Habib Rizieq mengabarkan kondisinya dalam keadaan sehat, aman dan nyaman, tenang serta tidak ada sedikit pun perasaan duka dan sedih, atau khawatir dan takut.
Tag
Berita Terkait
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi