SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta tengah mengerjakan proyek Moda Raya Terpadu (MRT) fase II Bundaran HI - Kota.
Proyek ini berimbas pada kegiatan layanan transportasi di Jakarta seperti Bus TransJakarta.
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan, pihaknya menonaktifkan sementara halte Transjakarta Bank Indonesia (BI) yang berlokasi tepat di pengerjaan proyek ini.
Namun, dibuat halte sementara untuk melayani pelanggan agar tetap bisa naik atau turun bus di lokasi yang berdekatan dengan halte Bank Indonesia.
Karena itu layanan koridor I Blok M - Kota tetap berfungsi seperti biasa.
“Penyesuaian ini efektif diberlakukan mulai Sabtu 19 Desember 2020 hingga pengerjaan proyek rampung,” ujar Sardjono dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/12/2020).
Halte sementara Bank Indonesia ini posisinya bergeser dari jalur tengah ke jalur pinggir yang letaknya tidak jauh dari halte sebelumnya.
Untuk arah Kota, halte akan berada di sisi timur Bank Indonesia.
Sementara arah sebaliknya, posisi halte terletak di jalur pejalan kaki yang berada tepat di depan area Thamrin 10.
Baca Juga: Pembatasan Jam Operasional MRT
“Bagi pelanggan yang biasa menggunakan halte Bank Indonesia bisa mengakses kedua halte tersebut ketika beraktivitas sehari-hari,” jelasnya.
Tak hanya itu, pelanggan diwajibkan tap in dan tap out menggunakan pembayaran melalui kartu uang elektronik pada mesin gate, maupun menggunakan QR Code pada aplikasi TIJE.
Namun ia mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak.
"Jika harus meninggalkan rumah karena terpaksa, selalu pastikan untuk menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Bank Indonesia Optimistis Inflasi Terkendali, Apa Buktinya?
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas
-
Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?