SuaraJakarta.id - Menjelang perayaan Natal, Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi terjun langsung untuk memantau persiapan gereja di wilayahnya.
Hal ini guna memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) berjalan.
Dalam kesempatan itu, Ade mengatakan, prokes harus diperhatikan dalam semua agenda di tahun ini. Termasuk perayaan Natal.
Hal itu dikatakannya saat mengecek pos pengamanan di Gereja Santo Gregorius Agung, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/12/2020).
"Semua agenda di tahun ini termasuk Natal, mesti sejalan atau memperhatikan protokol kesehatan. Kedatangan saya ke sini untuk memastikan hal tersebut," ujar Ade kepada wartawan.
Ade menjelaskan, gereja diperbolehkan melaksanakan Misa Malam Natal dengan tatap muka. Asalkan, menurutnya, persyaratan ketat harus dilaksanakan.
Syarat itu telah diatur dalam Surat Edaran Bupati Tangerang Nomor 443.2/4322-KSD/2020 tentang Himbauan Dalam Rangka Peringatan Natal dan Tahun Baru di Situasi Pandemi Covid-19.
"Berdasarkan Surat Edaran Bupati Tangerang terkait Misa Natal bisa dilakukan, asalkan hanya dihadiri maksimal 30 persen dari kapasitas gereja atau ruangan," ungkapnya.
"(Namun) kami harap masyarakat, saudara kita umat Kristiani, mengutamakan Misa Natal secara online," sambungnya.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Gelar Acara Perayaan Natal Secara Virtual
Terkait pengamanan gereja, Ade menyebutkan, tentu akan menerjunkan personel guna mengamankan Misa Malam Natal.
Namun yang terpenting, dia melanjutkan, setiap jemaat wajib menggunakan masker dan pelindung wajah atau face shield.
Selain itu, setiap jemaat juga wajib dicek suhu badannya sebelum memasuki gereja. Apabila suhu tubuh tinggi, maka akan diarahkan untuk kembali pulang.
"Sebelum memasuki gereja juga agar mencuci tangan. Dan kami juga minta tidak ada kontak fisik seperti bersalaman," tuturnya.
Ade berharap, Misa Malam Natal berjalan lancar dan aman serta tidak ada pelanggaran protokol kesehatan.
Kontributor : Ridsha Vimanda Nasution
Berita Terkait
-
PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi
-
Diperkosa di Tempat Kerja, Buruh Tuli di Sumatra Kini Menganggur dan Hidup dalam Trauma
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
Membongkar Jebakan Kemiskinan Spasial Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang
-
Singgung Pihak yang Nyinyir, Prabowo: Kita Akan Bekerja dengan Bukti
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit