SuaraJakarta.id - Pengelola Gereja Santo Yohanes Penginjil, Paroki Blok B di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengadakan misa malam Natal secara tatap muka yang dimulai pukul 17.00 WIB.
Pastor Kepala Paroki Blok B Romo Antonius Dhimas Hardjuna SJ menyebutkan misa malam Natal dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat saat pandemi COVID-19.
"Untuk jemaat kita batasi 20 persen dari kapasitas, ada sekitar 200 umat yang hadir mengikuti misa malam Natal ini," kata Romo Dhimas di Jakarta, Kamis (24/12/2020).
Selain membatasi jumlah jemaat yang boleh menghadiri misa malam Natal, pengelola gereja juga membatasi usia jemaat yakni dari 18 tahun hingga 59 tahun.
Untuk bisa mengikuti misa malam Natal secara tatap muka, jemaat wajib mendaftarkan diri secara daring lewat situs (website) gereja.
Pendaftaran ini telah dibuka dua pekan sebelum Natal, dan ditutup pada Senin (21/12) kemarin.
"Umat yang sudah mendaftar akan mendapat kode QR, mereka akan tau kapan datang ke gereja dan masuk lewat pintu mana, ada tiga pintu yang kita buka," ujar Romo Dhimas.
Sebelum memasuki gereja, umat wajib memperlihatkan kode QR, diukur suhu tubuh, memakai masker dan mencuci tangan. Panitia menyediakan sembilan tempat cuci tangan di teras menuju masuk ruangan gereja.
Pada Natal kali ini umat Katolik Paroki Blok B melaksanakan ibadah Misa Ekaristi di Gedung Yohanes karena gereja sedang dalam renovasi.
Misa Ekaristi akan dipimpin oleh Romo Yustinus Muji Santara SJ, bersama Heri Wijayanto.
"Sesuai tema Natal yang diterbitkan Keuskupan Agung Jakarta, Natal kali ini berlangsung dalam kesederhanaan," tutur Romo Dhimas.
Menurut Romo Dhimas, pelaksanaan misa Ekaristi di malam Natal tidak jauh berbeda dengan Ekaristi yang dilaksanakan setiap hari Minggu, sejak gereja dibolehkan melaksanakan ibadah secara tatap muka pada September 2020.
Setiap sebelum ibadah dan sesudah ibadah dilakukan penyemprotan disinfektan oleh pengelola gereja.
"Di Natal kali ini ibadahnya sama seperti Ekaristi setiap Minggu, kami lakukan penyemprotan disinfektan sebelum ibadah dan sesudah ibadah, khusus natal ini, kami dapat bantuan disinfektan dari Pemerintah Kota lewat pemadam kebakaran," kata Romo Dhimas.
Namun, Romo Dhimas menambahkan gereja juga menggelar misa malam Natal secara daring yang disiarkan melalui platform media Youtube guna melayani jemaah Gereja Santho Yohanes Penginjil Paroki Blok B yang mencapai 9.000 orang. [Antara]
Berita Terkait
-
Umat Kristiani Ikuti Misa Malam Natal 2025 di Gereja Tugu Jakarta Utara
-
Link Live Streaming Misa Malam Natal 2025 di Gereja Katedral Jakarta, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
-
Jadwal Misa Natal 2024: Jam Berapa Misa Malam Natal Dimulai?
-
Amankan Ibadah Misa Natal, Kapolri Ajak NU-Muhammadiyah Ikut Jaga Gereja
-
Kapolri di GPIB Immanuel: Menkes Sedang Kaji Ulang PPKM, Semoga Tahun 2023 Sudah Normal
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Cek Fakta: Viral Wali Kota Madiun Maidi Serahkan Rp800 Juta ke Jokowi, Ini Faktanya
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Cek Fakta: Benarkah Presiden Prabowo Jual Laut dan Hutan Aceh-Sumatra ke Inggris?
-
Cek Fakta: Pesawat Raksasa Milik Rusia Datang ke Aceh Membawa Bantuan, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati dan Puan Beri Peringatan ke Purbaya Jika Tidak Sejalan dengan DPR?