SuaraJakarta.id - Tottenham Hotspur kembali dihantui gol dari skema bola mati. Teranyar, mereka ditahan imbang Wolverhampton Wanderers dengan skor 1-1 lewat skema serupa di pekan ke-15 Liga Inggris, Senin (28/12/2020) dini hari WIB.
Ini menjadi kali keempat secara beruntun The Lilywhites gagal meraih kemenangan di Liga Inggris musim ini setelah sebelumnya ditahan imbang Crystal Palace dan kalah dari Liverpool serta Leicester City.
Uniknya, dalam periode tersebut, Tottenham --kecuali lawan Leicester-- selalu kalah atau gagal menang karena satu faktor yang sama, yakni gol lawan yang tercipta lewat skema bola mati.
Saat ditahan imbang Crystal Palace pada 13 Desember lalu, The Lilywhites kebobolan gol penyama kedudukan di menit ke-81 lewat Jeffrey Schlupp yang memanfaatkan kemelut di muka gawang Hugo Lloris pasca tendangan bebas Eberechi Eze.
Begitupun saat kalah 1-2 dari Liverpool, Tottenham yang sudah mati-matian menerapkan pertahanan rapat, gagal memaksakan laga berakhir imbang.
Pasukan Mourinho kebobolan lewat sundulan Roberto Firmino di menit ke-90 yang memanfaatkan sepak pojok Andy Robertson.
Teranyar, skema bola mati masih menjadi mimpi buruk bagi tim asal London Utara tersebut saat menghadapi Wolves. Situasinya juga mirip di mana Tottenham lebih dulu unggul sebelum kebobolan di menit akhir.
Tottenham mampu mengawali pertandingan dengan baik setelah Tanguy Ndombele membawa pasukan Mourinho unggul saat laga baru berjalan satu menit.
Namun, Tottenham kesulitan untuk menambah keunggulan pasca gol pertama. Asyik menyerang membuat mereka lengah dan justru kebobolan dipenghujung laga.
Baca Juga: Liverpool Vs West Brom: The Reds Ditahan Imbang 1-1
Gol penyama kedudukan Wolves yang sekaligus membuyarkan kemenangan Tottenham dicetak Romain Saiss lewat skema sepak pojok pada menit ke-86.
Jose Mourinho mengakui timnya kecolongan layaknya di dua laga sebelumnya. Namun, dia lebih menyesali kemampuan Harry Kane dan kawan-kawan yang kesulitan 'membunuh' lawannya lebih cepat.
"Tentu saya kita bisa kembali [membicarakan] soal sepak pojok. Kami dapat mengatakan bahwa saat menghadapi Liverpool kita bisa menang, tapi kami kalah lewat sepak pojok," kata Jose Mourinho dikutip dari Football London, Senin (28/12/2020).
"Kami [juga] bisa katakan di sini [menghadapi Wolves] kami harunya menang tapi kami justru bermain imbang lantaran [kebobolan lewat] tendangan sudut."
"Anda juga dapat mengatakan bahwa melawan Crystal Palace kami juga harusnya menang dan justru bermain imbang dengan tendangan bebas," tambahnya.
Menurut Mourinho, kebobolan lewat skema bola mati memang tidak bagus. Tetapi, dia tak mau melupakan fakta bahwa para pemainnya kesulitan untuk mencetak gol hingga lawan bisa kembali mendapat momentum untuk bangkit.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal