Lebih lanjut Refly menilai bahwa Ganjar tak mungkin disandingkan dengan Puan lantaran berasal dari partai yang sama. Oleh sebabnya ada pula muncul skenario bahwa Ganjar akan disandingkan dengan kader kuat Gerindra lainnya, yakni Sandiaga Uno.
“Tapi sebaliknya, kalau Ganjar Pranowo yang nomor satu surveinya atau lebih tinggi dari Prabowo, ya mungkin saja yang diajukan PDIP adalah Ganjar dan tidak mungkin berpasangan Puan karena sama-sama dari PDIP. Bisa saja dipasangkan dengan kader lain yang juga kuat, yaitu Sandiaga Uno dari Partai Gerindra,”
Tentunya hal tersebut bisa saja terjadi, asal Prabowo rela menjadi king maker sementara Puan dan Megawati yang menjadi queen maker-nya.
Oleh sebab, Refly menyimpulkan meski Puan Maharani yang merupakan sosok darah biru PDIP, elektabilatasnya hingga saat ini masih belum terdengar nyaring seperti Ganjar Pranowo. Hal inilah yang menjadi dilema di tubuh partai sehingga belum berani memutuskan nama dalam Pilpres 2024 mendatang.
“Jadi faktor PDIP adalah faktor dari Puan Maharani yang didorong karena memiliki darah biru partai politik, tapi sampai sekarang elektabilitasnya tidak juga tinggi, yang tinggi adalah Ganjar karena itulah sampai saat ini PDIP masih belum bisa memutuskan apa-apa,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan
-
Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi