SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang masyarakat menggelar kegiatan keramaian apapun saat momen tahun baru.
Termasuk acara konvoi kendaraan yang biasa digelar pada Malam Tahun Baru juga dilarang untuk diadakan.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin mengatakan, acara konvoi kendaraan pun juga akan menimbulkan kerumunan.
Karena itu pihaknya melarang kelompok manapun yang ingin melakukannya.
"Ya tidak boleh. Kalau ada konvoi-konvoi ditindak itu. Enggak ada konvoi-konvoi," ujar Arifin saat dihubungi, Rabu (30/12/2020).
Arifin menyebut jika ada yang tetap mengadakannya, maka petugas Satpol PP di lapangan akan membubarkannya.
Masyarakat diminta taat dan patuh dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 dan merayakan pergantian tahun di rumah masing-masing.
"Iyalah (dibubarkan) enggak ada konvoi-konvoi," ucapnya.
Arifin menyebut Satpol PP DKI sudah menandai lokasi mana saja yang rawan akan kerumunan saat tahun baru.
Baca Juga: Malam Tahun Baru, Warga Balikpapan Dibatasi Aktivitasnya Hingga Jam 22.00
Seperti kota tua, Kemayoran, Danau Sunter, Pantai Indah Kapuk, Banjir Kanal Timur, Taman Mini, dan lainnya.
"Itu akan kita lakukan pengawasan ketat pengendalian ketat sehingga diharapkan malam tahun baru itu tidak ada kerumunan-kerumunan yang terjadi di berbagai ruas jalan dan ruang publik lainnya," jelasnya.
Dalam melakukan patroli, pihaknya akan berkeliling bersama kepolisian dan TNI.
Namun untuk dari Satpol PP saja, akan ada 1.200 pasukan yang berkeliling dan akan membubarkan kerumunan jika ditemukan.
"Untuk tahun baru Satpol PP menggelar pasukan lebih kurang jumlahnya 1.200-an kalau enggak salah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan
-
Viral Oknum Satpol PP DKI Diduga Nunggak Kontrakan Sampai Main Judol
-
Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
Merayakan 1 Muharram, Semangat Hijrah yang Relevan dalam Dunia Usaha
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun
Pilihan
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
Terkini
-
Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta
-
UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global
-
BRI Peduli Perkuat Akses Infrastruktur Desa Kemang Lewat Jembatan Gantung
-
Buka Peluang Bagi Pedagang Baru, Mas Dhito: Pasar Ngadiluwih Beroperasi 24 Jam
-
Dampingi Menko Pangan Cek Operasional Kopdes, Mas Dhito Kawal Kelengkapan Administrasi