SuaraJakarta.id - Manajemen Persija Jakarta meminta kepada PSSI untuk segera menentukan nasib kompetisi Liga 1 2020 --yang kini bernama Liga 1 2020-2021, yang hingga saat ini belum menemui titik terang akibat tak dikantonginya izin penyelenggaraan dari pihak kepolisian.
"Kami memerlukan kepastian terkait kelanjutan kompetisi, apakah akan berjalan atau tidak," ujar direktur Persija, Ferry Paulus seperti dimuat Antara.
Ferry mengatakan keputusan PSSI bakal menjadi pertimbangan utama bagi Macan Kemayoran untuk menentukan langkah terbaik untuk tim.
Salah satu yang membuat bimbang yakni soal kontrak pemain. Sejumlah pemain kontraknya akan habis dalam waktu dekat dan klub tak tahu apakah akan tetap memperpanjang atau melepasnya seiring ketiadaan kompetisi.
"(Keputusan PSSI) ini untuk menentukan langkah selanjutnya untuk tim, termasuk nantinya terkait kelanjutan kontrak beberapa pemain yang akan habis. Untuk saat ini, kami belum bisa mengambil keputusan karena ini semua tergantung pada kepastian kompetisi berjalan atau tidak," kata dia.
Dalam kabar terakhir, PSSI dan PT LIB masih berupaya meyakinkan kepolisian untuk bisa mengeluarkan surat rekomendasi. Federasi dan operator ingin kompetisi bisa berjalan pada awal Februari sesuai rencana awal.
Meski belum ada kejelasan kompetisi berjalan kembali atau tidak, baru-baru ini Persija dinobatkan sebagai klub terpopuler ketiga di Asia berdasarkan hasil jajak pendapat yang digelar Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) sejak 27 Desember 2020 hingga pada 1 Januari 2021.
Bahkan pada jajak pendapat sebelumnya, Persija dinobatkan sebagai yang terpopuler di ASEAN, mengalahkan tim-tim besar Asia Tenggara seperti Johor Darul Ta’zim. Raihan itu tentunya diapresiasi oleh manajemen Macan Kemayoran.
Manajemen melihat, di balik prestasi itu tersimpan kerinduan pecinta sepakbola tanah air untuk menyaksikan klub kesayangannya berlaga, meski lewat layar kaca. Di samping itu berharap bisa menjadi pemantik bagi kepolisian dalam memberikan izin kompetisi.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Tekuk Newcastle, Leicester Kembali ke Peringkat Tiga
"Semua pihak sudah merindukan kompetisi bergulir kembali, apalagi para penggemar sepakbola. Lebih jauh lagi, dengan adanya kompetisi, semua kegiatan di Klub dan tim Persija akan kembali berjalan," tukas Ferry.
[Antara]
Berita Terkait
-
Persib Juara, Jordi Amat Tetap Anggap Persija yang Mainkan Sepak Bola Terbaik di Super League
-
John Herdman Puji Kualitas Teknis Rayhan Hannan, Begini Kata-katanya
-
Menang 3-0 atas Myanmar, Pemain Persija: Timnas Indonesia U-19 Belum Sesuai Ekspektasi
-
Panggilan Timnas Indonesia Jadi Momentum Rayhan Hannan Unjuk Kualitas di SUGBK?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus