SuaraJakarta.id - Polisi masih kesulitan mengungkap identitas pria tanpa identitas yang ditemukan tewas mengambang di sungai Ciliwung Balekambang, Kramat Jati, Jakarta, Rabu (6/1/2021) kemarin. Alat dari Indonesia Automatic Fingerprint Identification System atau Inafis tidak bisa mendeteksi sidik jari Mr.x tersebut.
"Kemarin sudah kami coba pakai alat inafis itu tidak timbul, kemungkinan iya tidak terdaftar di KTP," kata Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, Iptu Dicky Agri saat dihubungi Suara.com, Kamis (7/1/2021).
Menurut Dicky, kemungkinan sidik jari jasad pria tanpa identitas tak terbaca lantaran kondisi jasad tersebut sudah lebih dari dua hari.
"Kemungkinan dia tak terdaftar atau karena memang jenazahnya sudah lebih dari dua hari jadi sidik jadinya tidak terbaca," tuturnya.
Kendati begitu, Dicky mengatakan, pihaknya masih punya cara lain untuk mengungkap identitas Mr.x tersebut. Menurutnya, identifikasi masih bisa dilakukan melalui handphone yang ditemukan disaku korban.
"Tapi masih kami coba menelusuri dari data HP mudah-mudahan HP-nya masih bisa hidup," tuturnya.
Lebih lanjut, Dicky mengatakan, kepada seluruh pihak atau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa melapor ke Polsek Kramat Jati.
Ditemukan Anak-anak
Sesosok jasad pria tanpa identitas ditemukan mengambang di Aliran Sungai Ciliwung, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (6/1) pagi. Jasad pertama kali ditemukan oleh bocah yang bermain di sekitar lokasi.
Baca Juga: Ditemukan Anak-anak, Jasad Pria Mengambang di Sungai Ciliwung Kramat Jati
Dicky menjelaskan, peristiwa itu terungkap usai adanya saksi yang merupakan anak-anak sedang bermain di sekitar TKP.
Anak-anak tersebut sedang melintas di jembatan gantung dan melihat sesosok mayat pria mengambang.
"Awalnya ada anak-anak yang melintas disekitar lokasi. Melihat dari atas jembatan gantung ada mayat ngambang" kata Iptu Dicky saat dihubungi Suara.com, Rabu.
Dicky mengatakan, kemudian anak-anak tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Binmas setempat yang kebetulan berada di Kelurahan Balekambang.
"Akhirnya Binmas dari kelurahan hubungi Damkar dan hubungi saya. Lalu kita datang untuk evakuasi," tuturnya.
Dicky menyebut, proses evakasu tak berjalan mudah lantaran mayat yang mengambang tersebut berada di posisi medan yang sulit. Akhirnya petugas pemadam kebakaran mengevakuasi menggunakan alat.
Berita Terkait
-
6 Fakta Mengerikan Mayat di Ciliwung: Benarkah ASN Kemendagri Korban Longsor?
-
Geger Mayat Ningsih Ditemukan Terkubur Dalam Rumah, Diketahui Usai Salat Jumat
-
Pembunuh Pedagang Semangka di Pasar Induk Kramat Jati Ditangkap, Polisi: Motif Masih Didalami
-
Tewas Mengambang, Temuan Mayat Mr X di Kalimalang Bikin Geger Warga Pondok Bambu
-
Jasad Haerudin Ditemukan Mengambang Usai Nyemplung di Kali Banjir Kanal Barat, Diduga Akibat Depresi
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Promo Kredit Kendaraan dengan Suku Bunga 1,80%
-
Mantri BRI Hadir di Wilayah 3T, Ini Dedikasi Eka Layani Warga Kabupaten Banggai Kepulauan
-
FIFGROUP Gaungkan 'Perempuan Berperan' di Car Free Day, Dorong Kesetaraan Gender dan Hidup Sehat
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat