SuaraJakarta.id - Pelatih kepala sektor ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky belum mengetahui nasibnya di PBSI. Hal itu setelah kontraknya habis pada Desember 2020.
Kontrak pelatih dan pebulutangkis Indonesia di Pelatnas PBSI telah habis akhir tahun lalu. Posisi mereka, kata Richard, masih menunggu pengumuman perihal perpanjangan kontrak kerja.
Juru taktik asal Ternate, Maluku Utara itu secara pribadi belum mengetahui akan seperti apa masa depannya di PBSI, entah dipertahankan atau justru didepak.
"Kami otomatis masih menunggu. Kontrak kerja sudah habis sejak Desember 2020. Jadi sekarang menunggu SK (Surat Keputusan) pemanggilan kerjasama lagi," kata Richard saat dihubungi Suara.com, Kamis (7/1/2021).
"Saya belum tahu apakah akan dipanggil lagi atau tidak. Bersyukur kalau dipercaya kembali, sekarang posisinya masih menunggu," tambahnya.
Setelah masa kepengurusan PBSI 2016-2020 berakhir, induk cabang olahraga bulutangkis Tanah Air itu dipimpin oleh Agung Firman Sampurna. Lelaki yang juga ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI itu menggantikan Wiranto di kursi Ketua Umum.
Setelah menjabat, Agung Firman dan jajarannya telah mengumumkan susunan kepengurusan baru pada 23 Desember lalu, tetapi belum memberikan informasi perihal nama pemain dan pelatih minimal untuk satu tahun ke depan.
Meski belum mendapatkan kepastian perpanjangan kontrak, pemain dan pelatih PBSI tetap mengikuti tiga turnamen BWF World Tour leg Asia yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 12-31 Januari mendatang.
Baca Juga: Tur Asia: Hendra Cs Akhirnya Cicipi Latihan Perdana Usai 2 Hari Karantina
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
BRI Perluas Akses Rumah Subsidi dan Layanan Keuangan Bagi Masyarakat Indonesia
-
Hekrafnas 2026 Serentak Diselenggarakan di Jakarta, 7 Provinsi dan 17 Negara
-
Berencana Punya Rumah Idaman, Cek Penawaran Menarik Dari BRI KPR di Summarecon Expo 2026
-
Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu
-
Tian Fu Gong, Merawat Keberagaman Lewat Tradisi di Pesisir Jakarta