SuaraJakarta.id - Hafiz Quran Ahmad Taqiyuddin Malik atau Taqy Malik turut menghadiri pemakaman Syekh Ali Jaber di Pondok Daarul Quran, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (14/1/2021).
Mengenang sosok Syekh Ali Jaber, Taqy menyebut bahwa almarhum merupakan sosok ulama yang sangat mencintai Al Quran.
"Seperti kita ketahui bersama beliau sosok seorang ulama, seorang 'alim yang betul-betul mencintai Al Quran. Bukan hanya menjadi ahli Al Quran, tapi juga gurunya para ahli Quran," kata Taqy ditemui di Masjid Daarul Quran usai pemakaman Syekh Ali Jaber, Kamis (14/1/2021).
Tak hanya itu, Taqy Malik menuturkan, Syekh Ali Jaber merupakan sosok yang tawadhu, memberi ketenangan, kedamaian seluruh masyarakat Indonesia.
"Itu yang saya rasakan dari awal kenal beliau sampai sekarang," tuturnya.
Selebragam ini mengaku, memiliki kenangan terakhir dengan Syekh Aii Jaber pada September tahun lalu sebelum dirinya menikah.
Dia bertemu dengan Syekh Ali Jaber saat bersilaturahmi ke dokter Husein.
"Di sana kita banyak ngobrol. Intinya yang tidak akan pernah saya lupa bahwa pembicaraan beliau itu selalu membawa kepada energi positif, tidak pernah berbicara ke hal yang negatif. Tidak pernah sedikitpun. Kalau misalnya ada pembicaraan melenceng sedikit, beliau alihkan pada hal dan kata-kata yang baik," papar Taqy.
Taqy juga menyebut, Syekh Ali Jaber sebagai sosok yang menginspirasi dan menjadi teladan terbaik bagi umat saat ini.
Baca Juga: Tak Sempat Jumpa, Imam Gimbal Kejer di Pemakaman Syekh Ali Jaber
Salah satunya seperti sikap Syekh Ali Jaber yang menjadi korban penusukan saat berdakwah.
Namun, lanjut Taqy, di tengah masyarakat yang marah, beliau justru menunjukkan sikap yang mengejutkan.
"Tentunya menginspirasi. Kadang saya malu, kudu banyak belajar sekali dari sosok beliau yang rendah hati, memberikan contoh taudalan terbaik kepada generasi umat sekarang saat ini. Bagaimana beliau bisa memaafkan dengan ikhlas. Beliau ketika itu memberi ketenangan masyarakat Indonesia di mana umat ketika itu marah ketika terjadi penusukan. Beliau justru memberikan efek yang tidak disangka-sangka. Memberikan masukan atau nasihat yang luar biasa bagi kita semua," tutup Taqy Malik.
Syekh Ali Jaber meninggal dunia hari ini, Kamis (14/1/2021) di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih Jakarta Pusat.
Sebelum meninggal, pendakwah yang akan berusia 45 tahun pada 3 Februari 2021 ini sempat dirawat karena Covid-19 selama 19 hari.
Berita Terkait
-
Pernah Sentil Taqy Malik, Fotografer Randy Permana Jadi Korban Wanprestasi Hanania Travel
-
Sherel Thalib Pakai Legging, Kok Enggak Dicerai Taqy Malik?
-
Bukan Cuma Legging, Salmafina Sunan Ungkap Penyebab Perceraian dengan Taqy Malik
-
Salmafina Sunan Ungkap Legging yang Bikin Dirinya Dicerai Taqy Malik
-
"Karena Legging!" Sunan Kalijaga Bahas Lagi Alasan Salmafina dan Taqy Malik Cerai
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kebutuhan Lift dan Eskalator Meningkat Seiring Pertumbuhan Properti Modern
-
Lift Rumah Makin Diminati, Hunian Mewah Kini Utamakan Kenyamanan dan Aksesibilitas
-
Mas Dhito Pastikan Pemkab Kediri Siap Kawal Keberhasilan Program Sekolah Rakyat
-
BRI Bantu UMKM "Its Me Time" Asal Sidoarjo Jawa Timur Naik Kelas, Tembus Pasar Global
-
Kenalkan Budaya Betawi Sejak Hari Pertama, MTsN 41 Jakarta Gelar Palang Pintu