SuaraJakarta.id - Anggota DPRD Jakarta fraksi PDI-Perjuangan, Gilbert Simanjuntak, telah menerima vaksin Covid-19 merek Sinovac yang didistribusi Pemprov DKI Jakarta. Namun Gilbert merasa kurang aman.
Gilbert yang divaksin sebagai tenaga kesehatan di Rumah Sakit UKI, Jakarta Timur ini menyebut efikasi dari vaksin Sinovac hanya 65 persen. Masih ada kemungkinan 35 persen terpapar virus corona.
Jika memang bisa mendapatkan vaksin yang efikasinya lebih tinggi seperti pfizer dan lainnya, maka ia akan lebih merasa aman.
"Kalau saya bisa dapat efikasi lebih tinggi, saya akan lebih memilih itu. Lebih tenang," ujar Gilbert di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (15/1/2021).
Gilbert menyebut rasa tidak aman ini adalah hal yang lumrah. Jika saja ada yang menyediakan vaksin kualitas lebih baik, makan ia akan memilihnya.
"Risiko terinfeksi 35 persen sama 5 persen pilih mana? yang 5 persen pasti lebih aman," tuturnya.
Gilbert sendiri divaksin di Puskesmas Cawang, Jakarta Timur. Usai disuntik dan menunggu adanya efek samping atau tidak selama 30 menit, ia merasa ngantuk.
"Saya agak ngantuk. Tapi setelah 30 menit agak ngantuk apa saya kelaperan enggak tau juga," jelasnya.
Gilbert yang kesehariannya sarapan telur setengah matang dan segelas susu mengaku biasanya tak merasa lapar sampai pukul 12.00 WIB. Namun saat pukul 11.00 WIB, ia sudah merasa lapar.
Baca Juga: IDI Prediksi Herd Immunity Indonesia Tercapai 2023, Tetap Terapkan Prokes
"Biasanya sampai jam 12.00 WIB itu kuat. tapi saya jam 11.00 WIB selesai itu ngantuk," pungkasnya.
Pemprov DKI Jakarta telah menerima 120 ribu dosis vaksin Covid-19. Imunisasi tahap pertama kepada tenaga kesehatan pun sudah dimulai hari Kamis (14/1/2021).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan sesuai tahapan dari Pemerintah Pusat, 13 Januari merupakan penyuntikan vaksin pertama kepada Presiden RI Joko Widodo. Selanjutnya, di Jakarta sudah dimulai keesokan harinya.
"Di DKI Jakarta vaksinasi sudah dimulai per hari ini tanggal 14 Januari 2021," ujar Widyastuti dalam konferensi pers virtual, Kamis (14/1/2021).
Distribusi vaksin sendiri sudah dilakukan sejak Selasa (12/1/2021) lalu. Lalu hari ini, vaksinasi tahap satu sudah dimulai kepada tenaga kesehatan.
Para nakes disuntik vaksin bergantian sesuai jadwal yang ditentukan. Jadwalnya diketahui dari SMS yang diberikan pihaknya ke telpon genggap tiap nakes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
BRI Peduli Perkuat Akses Infrastruktur Desa Kemang Lewat Jembatan Gantung
-
Buka Peluang Bagi Pedagang Baru, Mas Dhito: Pasar Ngadiluwih Beroperasi 24 Jam
-
Dampingi Menko Pangan Cek Operasional Kopdes, Mas Dhito Kawal Kelengkapan Administrasi
-
BRI Dukung Koperasi Desa Untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
-
PB ESI Perkuat Fondasi Organisasi untuk Mengukir Prestasi Esports Indonesia