SuaraJakarta.id - Bagi seseorang yang memiliki masalah asam lambung atau penderita gastroesophageal reflux disease (GERD), tentunya akan sangat tidak nyaman bila penyakit itu kambuh.
GERD merupakan suatu kondisi di mana asam lambung berulang naik ke kerongkongan.
Dampak dari GERD bisa mengiritasi lapisan kerongkongan.
Gejala paling umum dari GERD yang terjadi adalah heartburn atau sensasi panas dan terbakar di dada.
Biasanya, gejala ini diatasi oleh penggunaan obat-obatan.
Berdasarkan studi jangka panjang Nurses' Health Study, ada cara yang dapat menurunkan gejala GERD secara siginifikan. Yakni dengan melakukan modifikasi pola makan dan gaya hidup.
Dengan modifikasi ini, sebagian pasien bisa terhindari dari merasakan sensasi panas dan terbakar di dada atau heartburn, tanpa dibantu obat-obatan.
Ada lima modifikasi atau faktor terkait pola makan dan gaya hidup yang disoroti dalam studi tersebut.
- Berat badan normal
- Tidak merokok
- Aktivitas fisik berintensitas sedang-berat selama 30 menit setiap hari
- Batasi konsumsi kopi, teh, dan soda menjadi dua cangkir per hari
- Penerapan pola makan yang bijaksana
"Studi ini menunjukkan bahwa gejala GERD yang umum dan mengganggu dapat dikontrol dengan baik pada banyak kasus melalui modifikasi pola makan dan gaya hidup saja," jelas peneliti Andrew T Chan MD MPH dikutip dari Ayobandung.com—grup Suara.com—Sabtu (30/1/2021).
Baca Juga: Gejalanya Mirip, Ini Beda GERD dan Radang Usus
GERD memiliki efek jangka panjang bagi kesehatan seseorang. Hal itu disampaikan ketua tim peneliti Raaj S Mehta MD dari Harvard Medical School.
Di samping itu, ada kekhawatiran pula terkait efek samping dari penggunaan obat.
Karena itu, modifikasi pola makan dan gaya hidup untuk mengontrol gejala GERD dinilai dapat menjadi salah satu opsi terbaik bagi pasien.
"Gaya hidup sepatutnya dipertimbangkan sebagai opsi terbaik untuk mengontrol gejala GERD," ujar Chan.
Studi yang dilakukan oleh Chan dan tim ini melibatkan lebih dari 100.000 partisipan.
Selain itu, studi ini juga memiliki data dari hampir 43.000 perempuan dengan masalah GERD atau gejala heartburn.
Setelah menerapkan lima cara itu, keluhan gejala GERD tampak menurun secara signifikan.
Tingkat rata-rata penurunan gejala GERD melalui lima modifikasi pola makan dan gaya hidup adalah 37 persen.
Tim peneliti juga menyoroti bahwa semakin banyak modifikasi yang dilakukan oleh partisipan, semakin besar pula penurunan gejala GERD.
Selain itu, semakin banyak modifikasi yang diterapkan, risiko seseorang terkena gejala GERD juga semakin rendah.
Chan mengklaim studi yang dia dan tim lakukan merupakan salah satu studi pertama yang berhasil membuktikan efektivitas aktivitas fisik dalam mengontrol GERD.
Aktivitas fisik dinilai dapat membantu. Sebab memberikan dampak terhadap motilitas saluran pencernaan.
"Menjadi aktif secara fisik dapat membantu pembersihan asam lambung yang menyebabkan gejala heartburn," tutur Chan.
Berita Terkait
-
Puasa Bikin GERD Kambuh? Dokter Penyelamat Deddy Corbuzier Ungkap Faktanya
-
Dr. Tirta Luruskan Isu Asam Lambung Picu Mati Mendadak yang Ramai di Medsos
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Pertolongan Pertama saat GERD Kambuh, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan
-
Bela Sejawat Spesialis Jantung, Dokter Tirta Emosi Skakmat Netizen Soal Mitos GERD dan Lula Lahfah
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Bank Mandiri Region 3 Berbagi Kebaikan Ramadan Lewat Buka Puasa dan Santunan Masyarakat Rentan
-
Program Loyalitas ALL Accor, ibis Jakarta Raden Saleh Gelar Paket Buka Puasa "Semarak Sate Ramadan"
-
Catat! Ada Mudik Gratis Bareng CSR PIK2 dan Karang Taruna Teluknaga, Ini Jadwal dan Tujuannya
-
Gelombang Tokenisasi Aset Global Menguat, Lebih dari 300 Aset Kripto Siap Diperdagangkan
-
Strategi Aviasi Indonesia Siap Mengokohkan Penerbangan Nasional