SuaraJakarta.id - Seorang remaja berinisial BK (19) tega menikam korban bernama Ridha Kurniawan (16) berkali-kali dengan sebilah pisau. Motif penusukan itu karena pelaku cemburu dengan korban setelah dituduh memiliki hubungan gelap dengan pacarnya.
Dikutip dari Modusaceh.co--media jaringan Suara.com, peristiwa itu terjadi di Desa Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengaatakanmasus itu terjadi karena salah paham yang dipicu rasa cemburu pelaku terhadap korban yang merupakan teman pacarnya. Kasus ini terungkap setelah polisi menyelidiki laporan korban dengan Laporan Polisi Nomor: LP/ 29/ 1/ 2021/ Aceh / Res Lsmw, tertanggal 28 Januari 2021.
Penikaman ini berawal ketika pelaku meluapkan emosi saat menelepon korban, Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 14.00 WIB karena dituduh memiliki hubungan gelap dengan pacarnya.
BK menyudutkan korban RK dengan pertanyaan curiga dan cemburu buta serta merasakan adanya hubungan gelap dengan kekasih pelaku. Karena itu, pelaku marah dan tidak sadar telah salah paham soal kedekatan korban dengan kekasihnya.
Agar kesalahpahaman tidak berlanjut, korban meminta untuk bertemu dengan pelaku BK di Dusun Lamkuta, Desa Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.
Tujuan korban hanya ingin menyelesaikan masalah dan menjelaskan mengenai persoalan agar tidak salah paham, karena hubungan korban dengan kekasih pelaku hanya sebatas teman biasa.
"Kemudian tersangka mengirim lokasi keberadaannya kepada korban, lalu korban langsung datang menemui tersangka bersama dengan seorang temannya yang bernama MF," katanya.
Tiba di lokasi pelaku langsung melabrak korban hingga terjadi ribut mulut dan saling dorong mendorong. Ketika itu korban terjatuh, tersangka mengeluarkan pisau jenis carambit yang sengaja dibawa untuk menganiaya korban.
Tanpa pikir panjang, dalam kondisi terbakar api cemburu, pelaku BK langsung menikam korban berulang kali hingga mengalami luka tusuk di bagian paha, dada, tangan dan punggung.
Pasca kejadian itu, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kesrem, Jalan Samudera untuk mendapatkan pertolongan medis. Korban mengalami luka berat dan harus mendapat 13 jahitan di dada, punggung, paha sebelah kiri dan tangan.
"Sampai saat ini, korban masih menjalani perawatan di RS TNI AD Kota Lhokseumawe," kata dia.
Sementara pelaku BK akhirnya ditangkap bersama barang bukti sebilah pisau jenis carambit warna hitam dan digelandang ke Mapolres Lhokseumawe.
Atas perbuatannya itu, tersangka terancam Pasal 354 ayat 1 juncto ayat 1 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal delapan tahun penjara.
Berita Terkait
-
Tragis! Sapul Tewas Bersimbah Darah Usai Pamit Ngapelin Cewek
-
Ditikam Empat Pria di Tempat Parkir Mall, Seorang Remaja Dilarikan ke RS
-
Kepala Dusun Meregang Nyawa Ditusuk Tetangganya Sendiri Saat Melayat
-
Pemuda Pontianak Tusuk Perut Sendiri, Alasannya Bikin Geleng Kepala
-
Tusuk Teman di Kos Janda Denpasar, Pelaku Kabur Buang Pisau
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit