SuaraJakarta.id - "Tolong…tolong…tolong." Sayup-sayup suara teriakan terdengar dari sebuah rumah di Desa Rawa Boni, Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang, Senin (1/2/2021).
Rupanya itu suara Siti Latipah. Perempuan berusia 27 tahun itu terjebak di dapur yang roboh setelah diterjang angin puting beliung.
Puting beliung menerjang Desa Rawa Boni Tangerang pada Senin sore sekitar pukul 17.00 WIB. Total ada 27 rumah yang terdampak.
Awalnya, Ipah tengah memasak makanan untuk keluarga. Tiba-tiba angin besar datang lalu membuat pintu belakang rumah roboh.
"Posisi lagi di dapur, lagi masak. Terus ada angin dan hujan tiba-tiba muncul. Pintu belakang tiba-tiba ambles," ujar Ipah saat ditemui di lokasi, Selasa (2/2/2021).
Bingung dan panik, Ipah tak tahu bagaimana harus menyelamatkan diri. Ia terjebak di dalam rumah yang sudah roboh.
"(Saya) kejebak di dapur enggak bisa keluar. Saya minta tolong," tuturnya.
Teriakan itu akhirnya terdengar di kuping sang suami yang memang sedang mencari dan hendak menolong Ipah.
"Kata suami saya, 'Ipah ada di mana?'. Saya jawab, 'lagi di dapur'. Saya ditarik lewat pintu belakang. Kalau enggak ada suami saya, sudah enggak tahu (bagaimana nasib saya). Alhamdulillah (masih selamat)," ucap ibu beranak satu ini bersyukur.
Baca Juga: Brukk! Ibu-ibu Tertimpa Rumah Ambruk di Pakuhaji karena Puting Beliung
Menurut Ketua RT setempat, Parman, ada 27 rumah warganya yang terdampak angin puting beliung. Terparah rumah milik keluarga Siti Latipah.
Parman menambahkan, ada satu warganya yang mengalami luka berat, yakni Antimah. Korban langsung dilarikan ke klinik terdekat.
"Kira-kira ada 27 rumah yang rusak. Satu rumah rusak berat). Ada 30 KK yang mengalami dampaknya," ujar Parman ditemui di lokasi.
"Sementara Siti Latipah tinggal di rumah saudaranya. Tinggal enggak jauh dari sini, masih satu desa," tuturnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin membenarkan kejadian tersebut.
Dia memaparkan, ada tiga desa yang terdampak. Terparah di desa Rawa Boni, Paku Haji, Kabupaten Tangerang.
Tag
Berita Terkait
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Pameran Life is Pattern Hadir di Tangerang, Suguhkan Instalasi Arsitektur Imersif
-
Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang
-
Misteri Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Taman Pramuka, Barang Berharga Masih Utuh
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi