Rizki Nurmansyah
Selasa, 02 Februari 2021 | 17:06 WIB
Salah satu rumah warga Desa Rawa Boni, Paku Haji, Kabupaten Tangerang, ambruk pasca diterjang angin puting beliung, Senin (1/2/2021). [Dok. BPBD Kabupaten Tangerang]

SuaraJakarta.id - "Tolong…tolong…tolong." Sayup-sayup suara teriakan terdengar dari sebuah rumah di Desa Rawa Boni, Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang, Senin (1/2/2021).

Rupanya itu suara Siti Latipah. Perempuan berusia 27 tahun itu terjebak di dapur yang roboh setelah diterjang angin puting beliung.

Puting beliung menerjang Desa Rawa Boni Tangerang pada Senin sore sekitar pukul 17.00 WIB. Total ada 27 rumah yang terdampak.

Awalnya, Ipah tengah memasak makanan untuk keluarga. Tiba-tiba angin besar datang lalu membuat pintu belakang rumah roboh.

"Posisi lagi di dapur, lagi masak. Terus ada angin dan hujan tiba-tiba muncul. Pintu belakang tiba-tiba ambles," ujar Ipah saat ditemui di lokasi, Selasa (2/2/2021).

Bingung dan panik, Ipah tak tahu bagaimana harus menyelamatkan diri. Ia terjebak di dalam rumah yang sudah roboh.

"(Saya) kejebak di dapur enggak bisa keluar. Saya minta tolong," tuturnya.

Warga Desa Rawa Boni, Paku Haji, Kabupaten Tangerang, tengah membetulkan genting rumah akibat terdampak angin puting beliung, Selasa (2/2/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Teriakan itu akhirnya terdengar di kuping sang suami yang memang sedang mencari dan hendak menolong Ipah.

"Kata suami saya, 'Ipah ada di mana?'. Saya jawab, 'lagi di dapur'. Saya ditarik lewat pintu belakang. Kalau enggak ada suami saya, sudah enggak tahu (bagaimana nasib saya). Alhamdulillah (masih selamat)," ucap ibu beranak satu ini bersyukur.

Baca Juga: Brukk! Ibu-ibu Tertimpa Rumah Ambruk di Pakuhaji karena Puting Beliung

Menurut Ketua RT setempat, Parman, ada 27 rumah warganya yang terdampak angin puting beliung. Terparah rumah milik keluarga Siti Latipah.

Parman menambahkan, ada satu warganya yang mengalami luka berat, yakni Antimah. Korban langsung dilarikan ke klinik terdekat.

"Kira-kira ada 27 rumah yang rusak. Satu rumah rusak berat). Ada 30 KK yang mengalami dampaknya," ujar Parman ditemui di lokasi.

"Sementara Siti Latipah tinggal di rumah saudaranya. Tinggal enggak jauh dari sini, masih satu desa," tuturnya.

Seorang warga Desa Rawa Boni, Paku Haji, Kabupaten Tangerang, tengah menunjukkan barang-barang yang dievakuasi pasca kediamannya diterjang angin puting beliung, Selasa (2/2/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin membenarkan kejadian tersebut.

Dia memaparkan, ada tiga desa yang terdampak. Terparah di desa Rawa Boni, Paku Haji, Kabupaten Tangerang.

Load More