SuaraJakarta.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya membolehkan warga usia di atas 60 tahun atau lanjut usia (lansia) untuk melakukan penyuntikan Vaksin Covid-19 Sinovac.
Kabar itu disambut baik oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.
Dia menyambut baik, lantaran sebelumnya Benyamin tak mendapat jatah penyuntikan vaksin Sinovac karena usianya sudah melebihi 60 tahun.
Meski begitu, Benyamin masih menunggu kepastian kapan kebijakan tersebut bakal dilakukan dan mulai penyuntikan vaksin Covid-19 Sinovac kepada lansia.
"Apakah sekarang atau nanti, saya belum dapat lagi (infonya)," kata Benyamin saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (8/2/2021).
Menurutnya, pihaknya masih menunggu penjelasan terkait pelaksanaan teknis penyuntikan vaksin lansia dari Kementerian Kesehatan.
"Kita masih menunggu penjelasan dan arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara langsung. Kategori atau pun lisan ya. Kalau tidak salah itu kan hasil penelitian BPOM bisa untuk lansia, tapi pelaksanaannya menunggu Kemenkes," sambung Benyamin.
Meski begitu, Benyamin mengaku siap disuntik vaksin Sinovac.
"Kapan pun itu, siap, siap, saya siap," tegasnya.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Terhadap 600 Nakes di Kebumen Gagal Dilakukan
Kasus Turun
Sementara itu, soal kasus Covid-19 di Tangsel, diklaim Benyamin mengalami penurunan.
Benyamin menilai, penurunan kasus Covid-19 itu dilihat dari ketersediaan ruang ICU dan perawatan khusus Covid-19 yang tadinya penuh, kini sudah mulai tersedia.
"Saat ini ketersediaan ruang ICU, Alhamdulillah yang tadinya 100 persen kini menjadi 93 persen. Sedangkan untuk ruang isolasi atau perawatan kini 85 persen terisi. Itu kan artinya banyak yang sembuh," pungkasnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi
-
5 HP Murah untuk Orang Tua yang Tidak Ribet, Minim Iklan dan Awet: Mulai 2 Jutaan
-
Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat
-
Komisi IX DPR Desak Kemenkes Investigasi Kasus Yurizal dan Tegur Nakes Nirempati
-
Kemenkes soal Komentar Nakes ke Mendiang Yusrizal: Empati di Medsos Bagian dari Profesionalisme
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital