SuaraJakarta.id - Marsah (43), penjual sayur yang ditemukan tewas di sungai kecil di Jalan Kandang Sapi, Kampung Kayu Areng, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, diduga merupakan korban pembunuhan.
Kapolres Serang, AKBP Mariyono mengatakan, korban ditemukan tak bernyawa oleh warga Selasa (9/2/2021) pagi.
Dari hasil pemeriksaan diduga Marsah merupakan korban pembunuhan.
"Korban diduga meninggal karena tindak kekerasan. Kita temukan beberapa luka memar dan bekas cekikan di lehernya," katanya kepada SuaraBanten.id—grup Suara.com—Rabu (10/2/2021) malam.
Kata dia, saat ini anggota Polsek Cikande dan Satreskrim Polres Serang sedang melakukan penyelidikan dan telah mengantongi nama terduga pelaku pembunuhan.
"Tim Reskrim sedang bekerja, mudah-mudahan kasus dugaan penganiayaan yang berujung kematian ini segera terungkap," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Cikande, Kompol Salahudin mengatakan, berdasarkan keterangan suami korban yang bernama Sarmin Jairan (45), korban pamit berangkat ke Pasar Cikande sekira pukul 04.30 WIB untuk membeli kebutuhan dagangannya.
Kata dia, mayat perempuan itu pertama kali ditemukan oleh salah satu warga sekitar bernama Jawad (46) yang melintas di lokasi.
Saat itu, lanjut Salahudin, Jawad menemukan motor Honda Genio dengan nopol A 5424 EN terparkir di pinggir jalan berikut bawaannya.
Baca Juga: Pamit ke Pasar Cikande, Tukang Sayur di Serang Ditemukan Tewas di Sungai
"Melihat motor korban tergeletak, karena takut Jawad kemudian memanggil warga lainnya. Setelah di cek warga menemukan korban sudah meninggal," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Ulasan Malice: Ketika Iri Hati Menjadi Alasan untuk Membunuh
-
Ulasan Pelukis Bisu dan Rahasia Kelam di Balik Sebuah Pembunuhan
-
Tentara AL Tembak Mati Teman Sendiri di Kapal Induk USS John F. Kennedy
-
Ulasan Shadow Detective: Misteri Pembunuhan dengan Atmosfer Noir yang Kuat
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 JICC: Ekosistem Halal dan Edukasi Dalam Satu Gelaran
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun