SuaraJakarta.id - Siti Zainah mungkin mengalami kehamilan perawan. Siti Zainah, janda Cianjur hamil tanpa hubungan seks. Janda Cianjur hamil perawan.
Secara penjelasan ilmiah, janda Cianjur hamil tanpa hubungan seks, bisa saja terjadi.
Dilansir dari Healthline hal itu mungkin saja terjadi. Meskipun kecil kemungkinannya, aktivitas apa pun yang memasukkan sperma ke area vagina memungkinkan kehamilan tanpa penetrasi.
Dalam kasus Siti Zainah masih belum jelas apakah ia melakukan aktivitas lain yang memungkinkan masuknya sperma.
Siti Zainah, perempuan berusia 25 tahun Perempuan 25 itu warga Kampung Gabungan, RT. 02/RW. 02, Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur itu dikabarkan mendadak hamil tanpa berhubungan seks.
Kala itu Siti Zainah sedang bersantai dengan tengkurap di ruang tengah rumahnya. Tiba-tiba ia merasakan ada semacam angin masuk melalui alat kelaminnya.
Selama sekitar 15 menit ia merasakan perutnya sakit, lalu perutnya membesar layaknya sedang mengandung.
Tapi, untuk memahami caranya, mari pertimbangkan bagaimana kehamilan biasanya terjadi. Prosesnya biasanya cukup mudah.
Agar kehamilan dapat terjadi, satu sperma (dari ejakulasi pria) harus bertemu dengan satu telur (di dalam saluran tuba perempuan.
Baca Juga: Cerita Janda Cianjur Hamil Tanpa Hubungan Seks, Lengkap Penjelasan Ilmiah
Setelah sel telur dibuahi, ia harus berjalan dan ditanamkan ke dalam lapisan rahim. Melakukan hubungan seks penis-dalam-vagina membantu mengantarkan ejakulasi yang paling dekat dengan serviks sehingga jutaan sperma dapat melakukan perjalanan menuju pembuahan.
Telur tidak dapat dibuahi sampai dilepaskan dari ovarium. Ini biasanya terjadi sebulan sekali - sekitar 14 hari sebelum periode menstruasi berikutnya - selama ovulasi.
Sekitar waktu ovulasi, lendir serviks perempuan menipis dan menjadi lebih putih seperti telur sehingga memungkinkan sperma berenang lebih bebas.
Teksturnya mirip dengan sekresi yang dihasilkan selama gairah. Cairan ini mengalir ke seluruh saluran vagina dan masuk ke lubang vagina.
Aktivitas seksual apa pun yang memasukkan sperma ke dalam - atau di sekitar - vagina dapat menyebabkan sperma menuju ke sel telur.
Bahkan sebelum seorang pria mengalami ejakulasi penuh, ia dapat menghasilkan sperma dalam cairan pra-ejakulasi (pra-datang).
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob