SuaraJakarta.id - Pasca terendam banjir pada Sabtu (20/2/2021), ruas jalan dan Tol TB Simatupang Jakarta Selatan sudah dapat dilalui kendaraan.
Pantauan Suara.com pada Minggu (21/2/2021) sekitar pukul 11.15 WIB, arus lalu lintas di dalam Tol TB Simatupang terpantau lancar.
Sementara di luar tol padat merayap karena adanya aktivitas bersih-bersih yang dilakukan sejumlah pertugas.
Terdiri dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Suku Dinas Sumber Daya Air dan Pemadam Kebakaran.
Tim Suku Dinas SDA Kecamatan Pasar Minggu, tampak bertugas membersihkan lumpur yang tersisa. Sementara Damkar menyemprot lumpur yang masih menempel.
Sedangkan tim PPSU bertugas mengangkut sisa sampah seperti potongan kayu, ranting pohon, dedaunan, plastik dan kertas yang terbawa arus banjir.
Menurut salah satu petugas, sampah yang sudah diangkut ada sekitar 2-5 truk engkel.
Untuk diketahui, pada Sabtu (21/2/2021) ruas jalan dan tol TB Simatupang, Jakarta Selatan terendam banjir karena intensitas hujan tinggi yang terjadi di Ibu Kota yang mengakibatkan aliran Kali Cisarua di kawasan ini meluap.
Menurut penuturan salah satu warga, Sukardi, air mulai menggenang ruas jalan sekitar pukul 03.00 WIB.
Baca Juga: Banjir Jabodetabek Mulai Surut, Baru 77 Persen Gardu Listrik Menyala
“Kan Jumat hujan terus tuh, sekitar jam tiga air sudah mulai menggenang,” ungkap Sukardi.
Lalu sekitar jam 08.00 WIB air sudah hampir menutup permukaan jalan dengan ketinggian di atas satu meter. sehingga ruas jalan dan tol TB Simatupang tidak dapat dilalui.
Kemudian, sekitar pukul 18.00 WIB, menurut Korlap Suku Dinas SDA Kecamatan Pasar Minggu, Zainal, genangan banjir perlahan surut.
“Surut sekitar jam 6-an sore,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara
-
Soroti Banjir hingga Aturan Pelihara Hewan, Francine PSI Beberkan Keluhan Pedih Warga Jakarta
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
Terkini
-
7 Cara Ampuh Atasi Rambut Lepek karena Helm Ojek Online, Tanpa Keramas Langsung Fresh Seketika
-
Pekan Boedaja Dorong Aktivasi Kawasan Batavia Lewat Event Berbasis Budaya
-
7 Makeup Kit di Bawah Rp200 Ribu untuk Pemula, Tampil Cantik Tanpa Boros
-
Jarang Diketahui! Cara Hemat Naik LRT & MRT Jakarta, Bisa Irit Ratusan Ribu Sebulan
-
Akhir Pekan Tanpa Sinyal! Review Digital Detox di Kepulauan Seribu, Tanpa HP Tapi Bikin Ketagihan